oleh

Jalan Rusak dan Komunikasi Sulit di Kao Barat

TOBELO,MSC-Pujian Wakil Gubernur M Ali Yasin terhadap perkembangan infrastruktur di kabupaten Halmahera Utara, nampkanya tidak berbanding lurus dengan kondisi jalan di kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Kondisi jalan dari dan ke Kao Barat sangat memprihatinkan, karena ruak parah apalagi musim penghujan berubah wujud seperti kolam air.

Meski status jalan tersebut adalah jalan provinsi, namun ini butuh sinergitas antara Pemprov dan Pemkab Halut untuk kemajuan infrastruktur di wilayah terisolasi yang di maksudkan, mengingat status jalan tersebut tidak lepas dengan campur tangan pemprov atas usulan pemkab Halut.

Kondisi jalan rusak tentunya menyulitkan aktiviatas warga teruama pergerakan ekonomi untu menjual hasil mereka. Tak hanya itu juga petugas kesehatan juga mengeluh untuk melayani masyarakat harus rela mengorbankan nyawa mereka.

Chitia Avlensia salah satu bidan desa di kecamatan Kao Barat mengeluhkan kondisi jalan yang sangat memprihatikan. Untuk kegiatan posyandu dirinya dan sejumlah rekan kerjanya harus berupaya keras untuk menempuh jalan rusak selama berjam-jam dengan kendaraan roda dua untuk sampai ke desa Wonosari.

“Karena tanggungjawab, kami harus tetap melakukan perjalanan yang sulit, meski kami tahu itu mengancam keselamatan kami sebagai petugas lapangan. kondisi jalan tersebut sangat rusak parah karena belum di aspal. Apalagi jika sudah musim hujan, kami hanya tetap nikmati saja perjalanan tersebut agar tidak penat,”kata Chintia.

Unjung tombak kesehatan itu berharap,  baik Pemprov maupun Pemkab Halut agar bisa memberikan perhatian khusus terhadap kecamatan Kao Barat, untuk bisa tersentuh dengan Infrastruktur jalan maupun jaringan telepon.

“Di Kao Barat, selain jalan, jaringan telepon juga tidak ada. kami berharap peran pemerintah bisa membangun infrastruktur agar masyarakat juga bisa merasakan fasilitas seperti di kecamatan lain,”tandasnya. (AL)

Bagikan

Komentar

News Feed