oleh

4 Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Ruko di Tobelo

TOBELO,MSC-Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah toko (ruko) di Kemakmuran, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara. Dalam kebakaran yang terjadi Kamis (20/06) sekitar pukul 05.00 WIT dini hari, ini empat orang meninggal dunia.

Diketahui empat orang korban yang saat ini berada di dalam rumah ikut terpanggang diantaranya, Apen (41), Sherly Andrea (42), Kristofel Tobing (16), dan Wiliam Tobing (13).

Ketrangan resmi Polres Halmahera Utara melalui Kasubag Humas Polres Halut, Aiptu Hopni Saribu pada saat terjadinya kebakaran ada 8 orang masing-masing empat karyawan, dan orang orang penghuni.

Pihak Kepolisian Melakukan Identivikasi Korban

“Jadi pada saat kebakaran ada delapan orang, empat diantaranya merupakan penghuni yang saat itu tertidur”, jelas Hopni Saribu.

Dari hasil pengakuan Mutija yang merupakan salah satu saksi mata lanjut Aiptu Hopni Saribu, sekitar pukul 04.30 WIT saksi berada di lantai I sedang memasak untuk sarapan pagi, terdengar suara berisik di bagian lantai 2 dan saksi langsung mengecek asal suara tersebut.

“Ternyata di bagian atap lantai 2 terdapat percikan api dan asap yang sudah tebal. Sontak, saksi berteriak meminta pertolongan kepada penghuni Ruko yang saat itu masih dalam keadaan tertidur. Karena api yang telah membesar dan asap yang menutupi ruangan. Saksi  keluar dari toko dan meminta pertolongan warga sekitar,”kata saksi seperti dikutip Hopni Saribu.

Pihak kepolisian setempat langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) termasuk dengan bantuan mobil water cannon yang juga ikut bergabung dengan pemadam kebakaran setempat.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung olah TKP. Kemudian polisi melakukan evakuasi empat jenazah. Akibat kejadian ini diperkirakan menelan kerugian ratusan juta rupiah.

Kebakaran ini menjadi perhantian masyarakat. Arus lalu lintas sempat macet akibat banyak warga yang menyaksikan peristiwa ini.

Sementara itu, Kasat Reskim Polres Halut AKP Rusli Mangoda ketika dikonfirmasi menjelaskan, belum dapat dipastikan penyebab kebakaran, namun saat ini dugaan sementara akibat dari kosleting listrik.

Untuk proses indetivikasi lanjutan, pihak Polres Halut akan melakukan koordinasi dengan tim Laboratorium Forensik Polda Sulawesi Selatan. “Kami masih melakukan koordinasi dengan tim Laboratorium Forensik Polda Sulawesi Selatan untuk memastikan penyebabnya, karena itu rananya mereka,”kata Rusli Mangoda. Rusli Mangoda mengakui upaya koordinasi ke Tim labfor paling sekitar seminggu, dan dari kejadian sudah mengambil sampel dan melakukan uji Lab. (AL)

Bagikan

Komentar

News Feed