oleh

Direkomendasi Bawaslu, Satu Oknum ASN Halbar Kena Sanksi

JAILOLO,MSC-Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberikan keputusan sanksi terhadap salah satu oknum ASN di Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) atas nama Harun Bahrudin.

Keputusan KASN tersebut berdasarkan rekomendasi Bawaslu Kabupaten Halbar terkait dengan dugaan pelanggaran kode etik, dimana yang bersangkutan terlibat politik praktis dengan melakukan kampanye salah satu bakal calon Bupati Halbar di Media Sosial.

“Jadi sudah dua kali kita rekomendasikan pelanggaran terhadap Harun Bahrudin ke KASN dan hasilnya itu, nanti ditanyakan langsung ke BKD karena mereka yang menerima hasil dari KASN, kemudian memberikan sangsi.”kata ketua Bawaslu Halbar, Alwi Ahmad yang dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Selasa (26/11/2019).

Alwi menyatakan, sebelumnya sudah melayangkan surat panggilan ke yang bersangkutan sebanyak tiga guna untuk dimintai klarifikasi. Karena yang bersangkutan juga memiliki hak untuk klarifikasi akan tetapi tidak memenuhi panggilan klarifikasi tersebut.

Kendati demikian ketidak hadiran yang bersangkutan, kata Alwi tidak serta merta membuat kasus tersebut terhenti, akan tetapi kasus tersebut oleh Bawaslu telah memenuhi unsur untuk diteruskan ke KASN.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil sebanyak tiga kali untuk dimintai klarifikasi namun tidak hadir. Sehingga kami langsung menindaklanjuti ke KASN karena pelanggannya sudah dinyatakan memenuhi unsur kode etik ASN,” tegasnya

Untuk dia menghimbau kepada ASN dan para Kades agar tidak lagi terlibat dalam politik praktis. Menurutnya, soal pilihan politik itu masing-masing tetapi jangan mengajak orang lain untuk memilih.

Terpisah sementara, kepala BKD Halbar Jubair T Latif yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya membenarkan telah sudah menerima laporan dari KASN dan sudah dijatuhi hukuman disiplin dalam bentuk penundaan kenaikan gaji berkala selama satu periode.

“Yang bersangkutan sudah dikenakan sangsi bahkan SK bupati juga sudah terbitkan yang bersangkutan dijatuhi hukuman disiplin dalam bentuk kenaikan¬†gaji berkala satu periode,” kata Jubair.

Sekedar diketahui, pelanggaran yang dilakukan Oknum ASN di lingkup Pemkab Halbar HB alias Harun Bahrudin, karena mengkampanyekan salah satu bakal calon (Bacalon) Bupati yang juga petahana Danny Missy yang ikut bertarung pada pilkada 2020 mendatang di media sosial (Medsos) fecbook melalui grup Halmahera Barat. (ijha)

Bagikan

Komentar

News Feed