oleh

Bupati Danny Missy Masuk 10 Besar Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

TERNATE,MSC-Untuk pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020 pada bulan Ferbuari 2020 nanti, PWI Pusat memberikan sejumlah penghargaan salah satunya di bidang kebudayaan bagi sejumlah kepala daerah di Indoensia.

Di Provinsi Maluku Utara, Bupati Halmahera Barat Danny Missy masuk dalam 10 kepala daerah di Indoensia yang masuk penilaian PWI Pusat, untuk kategori kebudayaan. Pelaksanaan Faestival Teluk Jailolo (FTJ) serta pengembangan dinasti pariwisata menjadi modal penilaian.

Dalam siara pers PWI Pusat menyebutkan, setelah melalui perdebatan panjang, di kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers Lantai 4, Jl. Kebon Sirih no 34 Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019), akhirnya Dewan Juri berhasil memilih 10 Bupati/Walikota Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Dalam rangka peringatan Hari PersNasional (HPN) 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020.

Dewan Juri terdiri dari Nungki Kusumastuti, yang kita kenal sebagai penari, artis film, Dosen Institut Kesenian Jakarta, selaku ketua merangkap anggota.

Ninok Leksono (Kompas/RektorUniversitas Multimedia Nusantara), Agus Dermawan T (pengamatseni-budaya, penulis buku), Atal S.Depari (Ketua Umum PWI Pusat) dan Yusuf Susilo Hartono (pelukis, wartawan senior, Pengurus PWI Pusat),sebagaianggota.

Menurut Yusuf Susilo Hartono, acara ini digelar PWI Pusat bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Ke-10 Bupati/Walikota ini dipilih dari 19 Bupati dan 11 Walikota dari 18 provinsi yang mengirim proposal. ” Penilaiannya menitik beratkan pada aspek bentuk dan isi proposal. Meliputi tata visual dan bahasa. Juga teknik penyajian, yang terdiri daripilihan judul/program, profil daerah danbupati/walikota, pemanfaatan media massa/sosial,landasan peraturan daerah, kebijakan program dan strategi inovasi, serta aspek pendukung berupa SDM, anggaran, hingga infra struktur,” tandasnya.

Adapunke 10- Bupati/Walikota tersebut, mewakili tiga kategori :daerah/kota yang ada di dalam/dekat wilayah ibukota Negara RI; daerah/ kota yang berada/dekat ibu kota provins dandaerah/kota yang jauh dari ibukota provinsi.

Ke-10 Bupati/Walikota tersebut,  masing-masing Walikota Tangsel (Banten), Airin Rachmi Diany Walikota Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan) Ibnu Sina, Walikota  Ambon (Maluku) Richard Louhenapessy, Bupati Tubaba (Lampung) Umar Ahmad, Bupati Halmahera Barat (Maluku Utara) Danny Missy,  Bupati Serdang Bedagai (Sumatera Utara) Soekirman,  Bupati Luwu Utara (Sulawesi Selatan) Hj. Indah Putri Indriani, Bupati Gunung Kidul (DI Yogyakarta) Hj. Badingah, Bupati Tabalong (Kalimantan Selatan) Anang Syakhfiani, dan Walikota Kota Baubau (Sulawesi Tenggara)  AS Tamrin.

Menurut Yusuf, mereka akan diundangke Jakarta, tanggal 8-9 Januari 2020, untuk presentasi di depan Dewan Juri dan tanyajawab pendalaman proposal. Sebagai babak akhir, sebelum menerima penghargaan ini pada acara puncak HPN 2020 di Banjarmasin, Februari 2020. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed