oleh

Maluku Utara Zero Kasus Positif Covid-19, Tapi Tetap Harus Waspada

TERNATE,MSC-Provinsi Maluku Utara hingga Sabtu (21/03/2020) belum ada yang positif terjangkit Virus Corona (Covid-19). Sementara terdapat 147 orang dalam isolasi diri sendiri, dengan riwayat mereka pernah berkunjung ke daearah dengan trasmisi lokal.

Terdapat juga 14 Orang Dalam Pemantauan (ODP), sedangkan 3 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dimana yang mendapatkan pengawasan di rumah sakit berjumlah 2 orang dan 1 orang dipulangkan ke rumah dengan pengawasan.

“Dikarenakan sudah menjalani pemantauan selama 14 hari, akan tetapi masih dilakukan pengawasan,”ungkap dr.Rosita Alkatiri, M.M.Kes sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, pada konferensi pers, Sabtu (21/03/2020).

Rosita Alkatiri menyebutkan, dari hasil pemantauan dan laporan dari masing-masing kabupaten dan Kota di Provinsi Maluku Utara ke Gugus Satuan hingga Sabtu (21/03/2020) belum terdapat untuk kasus positif Cordiv-19.   

Dia mengatakan, orang yang berstatus ODP belum menunjukkan gejala sakit. Namun, orang pada kategori ini sempat bepergian ke negara episentrum corona atau sempat melakukan kontak dengan orang diduga positif corona sehingga harus dilakukan pemantauan. Sementara, PDP merupakan orang yang sudah menunjukan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, dan sesak nafas sehingga dilakukan pengawasan ketat.

Kendati demikian lanjut Rosita Alkatiri, merujuk semakin meningkatnya kasus corona di Indonesia, dihimbau masyarakat Maluku Utara agar tetap tenang namun waspada.  Pasalnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah melakukan berbagai tindakan pencegahan dan persiapan penanganan yang tepat terkait covid-19.

“Kami juga minta masyarakat untuk tidak mencofer informasi yang belum diketahui sumbernya terkait dengan codiv-19,”sebut Rosita Alkatiri.

Dia juga menjelaskan, sejauh ini belum memperoleh hasil dari specimen yang dikirim ke Litbang Kemenkes Jakarta.

“Dan jangan segan untuk melapor jika ada yang baru pulang dari Luar Negeri maupun daerah yang memiliki gejala covid-19. Masyarakat Maluku Utara bisa melapor ke Satgas di masing-masing kabupaten dan kota atau Satgas di Provinsi dalam hal ini Dinas Kesehatan,” tandasnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed