oleh

Terhitung 1 April, Bawaslu Haltim Nonaktifkan Sementara Panwascam

TERNATE,MSC-Untuk menindaklanjuti keputusan penundaan Pilkada oleh KPU, Bawaslu Halmahera Timur mulai tanggal 1 April 2020 menonaktifkan jajaranya Pengawas kecamatan.

“Kebijakan ini diambil menindaklanjuti penundaan beberapa tahapan dalam Pilkada. Hal itu dilakukan buntut dari penundaan tahapan Pilkada 2020, dampak dari penyebaran virus corona (Covid-19),”ungkap Ketua Bawaslu Haltim, Suratman Kadir dalam surat keputusannya, Senin (30/03/2020).

Ketua Bawaslu menjelaskan, pemberhentian ini dilakukan atas Dasar Keputusan Penundaan Tahapan Pilkada oleh KPU dengan No 179/PL.02-Kpts/01/ KPU/2020 Tentang Penundaan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 dalam upaya Pencegahan Penyebaran Covid -19.  

Selain itu lanjut Suratman, berdasarkan surat Edaran Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum N0. 0252/ K. BAWASLU/ PM -00.00/3/2020 Tentang Pengawasan penundaan Tahapan Pilkada dengan landasan diatas, maka Ketua Bawaslu Kabupaten Halmahera Timur mengeluarkan Surat Keputusan N0. 04/Bws-HT/HK/01.01/III/2020 Tentang Pemberhentian Sementara Panwaslu Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Halmahera Timur.

Suratman menjelaskan, Panwaslu Kecamatan diberikan honorarium atas ouput kerja Maret 2020. Akan tetapi selama dinonaktifkannya secara otomatis honorarium mereka akan diberhentikan sementara.

“Untuk masa penonaktifan dalam waktu yang tidak ditentukan atau hingga KPU kembali mencabut keputusan tahapan penundaan pilkada,”katanya.

Dikatakan dengan adanya pemberhentian sementara Panwascam, maka Proses Pengawasan Penundaan tahapan Pilkada dilakukan secara langsung oleh Bawaslu Halmahera Timur.

Selain itu Bawaslu Halmahera Timur kata Suratman, mengelurkan surat dengan No. 66/BAWASLU-HT/HM.02.00/III/2020, tentang penundaan Pelantikan Panwaslu desa sampai dicabutnya penundaan tahapan Pilkada oleh KPU. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed