oleh

Ngeri…. Tidak Semua Penumpang Fery Dilakukan Tes Suhu Tubuh

TERNATE,MSC-Langkah preventif yang dilakukan mulai dari dengan pengecekan suhu tubuh dan pendataan saat masuk terminal pelabuhan PT ASDP Cabang Ternate, masih belum maksimal.

Jumlah penumpang dengan petugas Gugus Tugas dan peralatan yang berada di pelabuhan Fery Bastiong Ternate tidak berimbang. Pantauan malutsatu di pelabuhan Fery Bastiong ditemukan, masih terdapat penumpang yang lolos pintu keluar meskipun dijaga oleh personail TNI-Polri.

Akibatnya, ratusan penumpang yang harus antri dan telah mengabaikan Physical Distancing yang diterapkan pemerintah terkait dengan protokoler kesehatan. Hal ini diakibatkan karena antrian cukup panjang dan membutuhkan waktu lama.

“Torang pe banyak ini baru petugas terbatas, sampe jam berapa torang antri bagini tunggu giliran,”ungkap Mahmud salah satu penumpang Fery asal kecamatan Moti.

Tempat cuci tangan bagipenumpang tiba di pelabuhan Bastiong

Terkait hal tersebut, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXIV Provinsi Maluku Utara Dirjen Perhubungan Darat, M. Nurhadi ditemui mengaku sangat gelisah dengan kondisi tersebut.

“Pak tolong bilang sama Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate, kita disini kekurangan petugas untuk melakukan tes suhu tubuh penumpang masuk keluar melalui pelabuhan Feri Bastiong,”ungkap M. Nurhadi, Senin (6/5/2020) kepada sejumlah wartawan usai mendampingi Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba meninjau pelabuhan Fery Bastiong.

Belum lagi katanya, kapal milik ASDP yang beroperasi sampai jam 10 malam, akan tetapi petugas yang bertugas di pelabuhan Bastiong hanya sampai jam kerja yakni pukul 15.00 (jam 3 siang).

“Kalau petugas sudah pulang, ratusan penumpang untu trip berikut sampai jam 10 malam akan tidak diperiksa,”ungkap Nurhadi.

Nurhadi menyayangkan, pelabuhan Bastiong (Fery) harus menjadi filter Maluku Utara terutama antar pulau dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Untuk itu screning atau pemeriksaan harus diperketat agar semua bagi setiap penumpang masuk dan keluar.

Dia juga berharap, untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Maluku Utara, pemda seluruh kabupaten dan kota memperhatian setiap pintu pelabuhan penyeberangan Fery.

Data yang diperoleh di ASDP Pelabuhan Bastiong Ternate, jumlah penumpang untuk ukurang kapal kecil 150 orang, sedangkan kapal besar jumlah penumpang 250 orang.(red)

Bagikan

Komentar

News Feed