oleh

Peringati 12 Tahun, Bawaslu Gelar Baksos Salurkan 660 Kantong Sembako

TERNATE,MSC-Dalam rangka peringatan 12 Tahun Bawaslu Republik Indoensia yang jatuh pada tanggal 9 April 2020, Bawaslu di Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan 660 kantong Sembako kepada masyarakat di sekitar Kantor Bawaslu yang terkena dampak wabah Covid-19.

Sembako yang diberikan selain Bawaslu Provinsi juga secara serentak Bawaslu di 10 kabupaten dan kota di Maluku Utara, yang merupakan donasi dari seluruh komisioner, Kepala Sekretariat dan staf Bawaslu termasuk aksi donor darah dilakukan juga bwasalu Kabupaten dan kota.

Aksi donor darah, pembagian sembako serta upacara dengan menggunakan Video Confference dengan Bawaslu Pusat termasuk seluruh Bawaslu Provinsi dan Kabupaten Kota di Indonesia, dlanjutkan dengan pembacaan doa bersama.

Ketua Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Muksin Amrin SH, MH menuturkan, di tengah bangsa Indonesia sedang menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19), momentum Bawaslu merayakan Ulang Tahun ke 12 dimanfaatkan beragai kasih terdapat warga yang terkena dampak.

“Kami mencoba dengan Asa di tengah badai, membagikan sembako kepada warga terdampak. Kami dengan jumlah SDM yang dimiliki juga melakukan aksi donor darah,”ungkap Muksin Amrin, Kamis (9/4/2020).

Muksin Amrin mengatakan, meskipun tidak seberapa besar bantuan yang diberikan akan tetapi akan bermanfaat bagi kalangan masyarakat kecil di tengah kesulitan ekonomi saat ini.

Muksin juga mengimbau jajaran bawaslu Kabupaten/Kota untuk mematuhi anjuran dari pemerintah berkenaan sesuai dengan protokoler pencegahan covid-19.

“Kita dalam keadaan darurat kesehatan yang ditetapkan pemerintah, saya berharap jajaran pengawas tetap mematuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah,”sebut Muksin Amrin.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Malut, Drs Irwan M. Saleh menjelaskan, aksi donor darah dilakukan jajaran Bawaslu seiring dengan saat ini terjadi kekurangan stok darah di PMI.

Dia menjelaskan, target Bawaslu awalnya 1000 kantong darah, hanya saja tidak tercapai karena Bawaslu telah mengnoaktifkan ribuan jajaran pengawas ad hock. “Target kita tiak tercapai karena jajaran ad hock sementara non aktif,”ungkapnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed