oleh

Dishub Malut Telusuri Ijin Kapal Pengangkut 30 TKA Asal China ke Pulau Obi

TERNATE,MSC-Kapal pengangkut 30 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang didatangakan melalui Bitung, Sulawesi Utara oleh PT. Halmahera Persada Lygen (HPAL) salah satu Perusahaan yang bernaung dibawah PT. Harita Grup, bukan merupakan kapal reguler.

Sebab saat ini keputusan pemerintah daerah setempat adanya pembatasan pelayaran pelabuhan laut terutama untuk pengakutan orang, apalagi terdapat puluhan TKA. Yang jai prioritas saat ini hanya logistik.

Oleh karena itu, Armin Zakaria menduga, kapal yang mengakut puluhan TKA asal China yang tujuan ke Pulau Obi tersebut tidak melalui pelabuhan resmi, akan tetapi melalui pelabuhan tikus.

“Kalau saya menduga kapal itu tidak melalui pelabuhan resmi, akan tetapi melalui pelabuhan tikus,”ungkap Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara, Armin Zakaria kepada wartawan, Selasa (14/4/2020) di Ternate.

Armin menjelaskan, sedang melakukan koordinasi dengan pihak perhubungan di Sulawesi Utara termasuk KSOP Obi sebagai pelabuhan tujuan.

“Kita lagi koordinasi baik dari pelabuhan asal maupun pelabuhan tujuan, apakah benar ada surat resmi yang dikeluarkan,”kata Armin Zakaria.

Dalam persyaratan pelayaran laut diamana, harus ada Surat permohonan penerbitan Surat Persetujan Berlayar (SPB) serta Kapal telah melakukan lapor tiba, daftar awak kapal, daftar Muatan (Manifest) dari pelabuhan asal. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed