oleh

5 Warga Morotai Dirujuk ke Chasan Bosoirie Tiba di Ternate

TERNATE,MSC-Sebanyak 5 (lima) warga asal Morotai yang dirujuk ke Rumah Salik Umum Daerah (RSUD) Chasan Bosoirie, Sabtu (18/4/2020) sekitar pukul 15.15 WIT tiba di pelabuhan Residen Ternate.

Pasien tersebut langsung dijemput petugas medis dan menggunakan mobil ambulance milik Dokes Polda Maluku Utara, selanjutnya menuju ke Sahid Bela Hotel Ternate. Sementara itu juga petugas penyemprotan Disinfektan langsung melakukan penyemprotan speed Boad milik Pemda termasuk 9 orang petugas medis dan ABK mengunakan APD lengkap.

Lima orang dengan menggunakan speed boat milik Pemda Pulau Morotai, berangkat pada hari Sabtu (18/4/2020) Pukul 07.30 WIT bertempat di Jababeka resort desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan, dievakuasi oleh tim satgas covid-19 untuk dirujuk ke Ternate.

Kelima diantaranya, ARD (19) asal desa Momojiu, IF (19) asal desa Momojiu, AK (17) asal desa Joubela, BD (16) asal desa Totodoku dan MY (19) asal desa Totodoku, hasil rapid test Reaktif.

Riwayat perjalanan kelimanya, pada 24 Maret 2020, pihak Ponpes Daarul Mujtahidin yang berlokasi di Kecamatan Tawang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat meliburkan santri-santrinya untuk kembali ke daerah asal masing-masing.

Selanjutnya, 25 Maret 2020 para santri asal Kabupaten Pulau Morotai berjumlah 10 orang melakukan perjalanan dari Tasikmalaya menuju Jakarta. Dan pada  26 Maret 2020, para santri sampai di Jakarta dan singgah di Masjid Jami’ Kebon Jeruk yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk 83, Jakarta Barat.

Dan pada tanggal 27 Maret 2020, para santri menuju Pelabuhan Tj. Priok dan menaiki KM. Dorolonda (rute Jakarta-Surabaya-Makassar-Bau Bau-Namlea-Ambon-Ternate-Bitung) untuk kembali ke Ternate.

Tiba di Ternate pada tanggal 02 April 2020, dan melanjutkan perjalanan dengan KM. Ratu Maria menuju Pulau Morotai. Dan pada tanggal 03 April 2020, para santri tiba di Pulau Morotai dan mengikuti proses karantina kurang lebih selama 14 hari di D’aloha Resort Djababeka.

Selanjutnya, 7 April 2020 melakukan RDT pertama dengan hasil seluruhnya dinyatakan non reaktif. Dan pada 17 April 2020 melakukan RDT kedua dengan hasil dinyatakan bahwa 5 orang reaktif dan 5 lainnya non reaktif. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed