oleh

Fraksi Nasdem Usul RSUD CB dan Labkesda Jadi Laboratorium Pemeriksa Covid-19

TERNATE,MSC-Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Ternate berharap RSUD Chasan Bosoirie dan Labkesda Kota Ternate dapat dijadikan Laboratorium Pemeriksaab Covid-19, dengan pertimbangan agar lebih cepat mengetahui hasil Swab Test.

Ketua Fraksi Nasdem, Dr. Nurlaela Syarif, S.Sos.MM mengatakan, pandangan Fraksi Nasdem tersebut akan disampaikan ke Fraksi di DPRD Kota Ternate untuk dijadikan rekomendasi DPRD ke Pemkot dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Dikatakan, rumah sakit umum rujukan Dr. H. Chasan Boesoirie dari informasi yang diperoleh sesuai arahan Kemenkes, dalam waktu dekat Alat tes cepat molekuler (TCM) yang disebelumnya digunakan untuk pemeriksaan Molekuler kuman TBC dengan prinsip kerja menggunakan sampel sputum atau Dahak penderita TBC, alat ini akan diganti Carthtride khusus yang bakal digunakan untuk mendeteksi orang dengan virus corona.

“Dengan mengunakan alat tersebut akan dilakukan alih fungsinya untuk virus Covid-19 dan Alat ini juga bisa lebih cepat dan akurat mendeteksi virus corona ketimbang tes massal atau Rapid Test,”ungkap Nurlaela.

Dikatakan, sejak 2014 Kementerian Kesehatan RI sudah membeli dan menempatkan TCM TBC ini ke fasilitas kesehatan terpilih di berbagai provinsi (termasuk Malut dan Kota Ternate) agar penyebaran TBC dapat lebih dini dilacak dan diobati.

Sehingga lanjut Nurlaela, agar mempermudah proses pemeriksaan PCR Swab test pasien dan tidak perlu lagi mengirimkan ke Kota Makasar (durasi waktu 21 hari baru mengetahui Hasilnya), maka RS Dr. H Chasan Boesoirie diharapkan segera menggunakan alat tersebut dengan pengadaan  catridge baru khusus virus Covid 19 (info dari Negara Swiss sesuai rekomendasi Kemenkes RI dan Tim Covid Nasional RI).

“Jika pengadaan alat ini ada di RS Dr H. Chasan Boesoirie maka sampel pasien yang harus memeriksa Swab tes tidak perlu di kirim di Kota Makasar karena RS Dr. H Chasan Boesoirie bisa lakukan sendiri dan kemampuan membaca hasil sampel dalam waktu 45 menit”, katanya.

Meskipun kata Nuralela, dari Kemenkes dan Tim Covid Nasional hanya instruksikan kepada Rumah sakit rujukan di Maluku Utara yaitu RSUD Dr H Chasan Boesoirie dan fasilitas laboratorium yang juga punya alat TCM yang awalnya digunakan untuk pengunaan TB nanti akan dilakukan pengadaan catridge untuk pemeriksaan virus covid 19.

Menurutnya, Kota Ternate juga dapat membantu Pihak Rumah Sakit RSUD Dr. H Chasan Boesoirie karena sudah memiliki Labkesda dan Kota Ternate juga punya Alat TCM Bantuan Kemenkes yang saat ini ada di Puskesmas Kalumata.

“Saran kami Alat TCM tersebut segera dipindahkan ke Labkesda Kota Ternate, maksimalkan ruangannya sesuai standart agar pemeriksaan terbagi pemeriksaan antara RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie dan Labkesda kota Ternate. Biar lebih cepat dan Lebih akurat,”saran Nuralela Syarif.

Menurutnya, jika kebijakan ini bisa di tempuh, saran kami Kota Ternate perlu meninjau kembali rencana pengadaan Rapid Test sebanyak 10.000 yang direncanakan dengan Nominal Rp. 1,5 Milyar.

“Bisa dialokasikan untuk penyiapan Lebkesda Kota Ternate dan juga pengadaan Catridge yang nantinya di pasang di Alat TCM sebagai alih fungsi melakukan test standart Virus Corona,”pintahnya.

Dia juga mengatakan, jika langkah ini bisa ditempuh, segerakan kesiapan tempat yaitu Lebkesda Kota Ternate secara maksimal sesuai standar medis, dan menyiapkan SDM yang profesional untuk bisa menjalankan tugas ini. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed