oleh

Pasien 04 Belum Diijinkan Pulang, Setelah Diketahui Berinteraksi Pasien 03

TERNATE,MSC-Pasien kasus 04 asal Kota Tidore, yang sudah dinyatakan sembuh oleh tim dokter Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Malut, yang diizinkan pulang, Sabtu (2/5/2020) hari ini, akhirnya batal.

Pembatalan kepulangan pasien 04 ini, setelah tim dokter mengetahui yang bersangkutan telah berinteraksi dengan rekannya pasie 03, yang masih terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Chasan Boesoirie.

“Iya, tadi ada diskusi tim dokter menganalisa, terkait lanjut penanganan terhadap pasien 04 yang sudah dinyatakan sembuh (hasil lab dari positif menjadi negatif), yang hari ini rencana pulang, akhirnya dibatalkan,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Malut, dr. Alwia Assagaf pada wartawan via WhatsAap, Sabtu (2/5/2020).

Alwia Assagaf menyampaikan, jika ada usulan dokter yang menangani agar pasien 04 dilakukan pemantauan dalam seminggu sebelum kembali ke masyarakat. Hal ini karena telah berinteraksi dengan pasein 03.

Untuk menjalani masa pemantauan seminggu ke depan pasien 04 langsung dipindahkan ke Sahid Hotel. “Pasien 04 saat ini di karantina di Sahid Bela Hotel, namun sudah berada di yellow zone, bukan lagi di red zone bersama pasien lain,” kata Alwia Assagaf

Akan tetapi lanjut Alwia Assagaf, pasien 04 akan dikarantina selama 14 hari sejak tanggal (25/04/2020) dimana sejak hasil lab dikeluarkan BBLK dan akan berakhir Jumat (08/05/2020) artinya tinggal seminggu lagi,”katanya.

Ketika ditanya, apakah pasien 03 dan 04 dalam isolasi dalam satu ruangan, dr. Alwia yang juga Ketua IDI Malut ini menambahkan, itu merupakan kewenangan penanganan di RSUD CB.

“Tapi dalam protap penanganan Covid-19 dimungkinkan perawatan pasien dalam 1 kamar, yang penting ruangan cukup luas, pasien jaga jarak dan menggunakan masker,” katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed