oleh

dr. Alwia Assagaf Akui Besar Kemungkinan Sudah Terjadi Transmisi Lokal

TERNATE,MSC-Penyebaran virus corona (Covid-19) masih terus terjadi di Maluku Utara. Sejauh ini, tercatat sebanyak 50 kasus terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di wilayah Maluku Utara. Data ini merupakan data terakhir yang disampaikan hingga Minggu (3/5/2020).

Dari jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 50 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dan terdapat 5 orang telah dinyatakan sembuh. Tercatat baru 1 kasus yang merupakan transmisi local, yakni pasien 01 dan 02 yang kin keduanya sudah sembuh dan telah dipulangkan. Dan Kasus tersebut menjadi catatan sebagai penularan lokal pertama.

Artinya, jumlah kasus di Maluku Utara dari 50 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dimana 49 kasus merupakan kasus impor. Data per pada jumat (1/5/2020) jumlah orang tanpa gejala (otg) adanya peningkatan signifikan sebanyak 46 dikarenakan adanya tracking terhadap pasien positif. Hanya saja sampai saat ini belum ada hasil pemeriksaan spacemen terhadap 46 orang yang telah melakukan kontak pasien positif sebelumnya.

Namun juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf menuturkan, besar kemungkinan telah terjadi transmisi lokal dari lagi dari 50 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 selain pasien 01  dan 02 lalu.

“Kemungkinan besar sudah ada transmisi local, tetapi masih harus diperkuat dengan penelitian epidemiologi,”ungkap Alwia Assagaf yang juga ketua wilayah IDI Maluku Utara, saat menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers, Minggu (3/5/2020) di media center posko Sahid Hotel.

Diakui Alwia Assagaf, adanya tranmisi lokal tetapi perlu kehati-hatian dalam menentukan kasus yang mana transmisi lokal. “Nanti kita umumkan besok kasus transmisi lokal,”katanya.

Sebab penelitian epidemiologi, adalah suatu pendekatan secara epidemiologi untuk melakukan dan menganalisis suatu observasi atau kejadian untuk menarik kesimpulan yang benar (valid) dan dapat diandalkan untuk jangka panjang (reliabel).  

Sementara transmisi lokal adalah pasien positif Covid-19 dari klaster luar daerah telah menulari warga setempat. Kemudian, warga yang positif Covid-19 itu menulari warga yang lain. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed