oleh

Jumlah Kasus Covid-19 di Sula Meningkat, 9 Orang Karena Kontak Pasien Positif

TERNATE,MSC-Jumlah kasus dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sula mengalami kenaikan yang siknifikan. Jumlah kenaikan tersebut pada kasus orang tanpa gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara dalam rillis, Selasa (12/5/2020) menyebutkan, penambahan kasus OTG sebanyak 9 orang dari kabupaten kepulauan Sula berdasarkan hasil tracking terhadap pasien positif, sehingga jumlah OTG saat ini di Maluku Utara sebanyak 407 orang.

“Jumlah orang tanpa gejala (OTG) pada hari ini ada penambahan sebanyak 9 orang secara keseluruhan dikarenakan adanya tracking terhadap pasien positif terutama di Kabupaten Kepulauan Sula, namun ada juga pengurangan di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Selatan dikarenakan telah selesai masa pemantauan selama 14 hari,”kata Jubir Gustu Malut, dr. Alwia Assagaf dalam rillis yang diterima malusatu.com.

Masih di kabupaten Sula terjadi juga kenaikan untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 6 orang. “Untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) ada penurunan secara keseluruhan sebanyak 5 orang karena selesai pemantuan, hanya di Kabupaten Kepulauan Sula ada tambahan sebayak 6 orang,”kata Alwia Assagaf.

Sedangkan untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga ada penambahan 6 orang dari Kota Ternate dan 1 orang dari Kepulauan Sula. “Kasus pasien dalam pengawasan (PDP) pada hari ini ada peningkatan sebanyak 6 orang dari kota Ternate 5 orang (dirawat di RSUD Chasan Bosorie), dan 1 berada di kepulauan Sula sedang menjalani perawatan (dirawat mandiri di rumah),”sebut Alwia Assagaf.

Pada saat ini yang sementara dirawat di RSUD Chasan Boesorie sebanyak 25 orang diantaranya: 12 kasus positif covid-19 (termasuk 1 konfirmasi demak), 10 orang kasus PDP dan 3 orang ODP. Dan yang menjalankan karantina di Sahid Hotel sebanyak 61 orang dengan rincian 23 pasien terkonfirmasi positif, 21 OTG, 6 ODP, 2 PDP serta 9 orang pelaku perjalanan.

Ketua IDI Wilayah Maluku Utara itu juga merinci perkembangan pemeriksaan rapid test, dimana sampai dengan hari ini telah dilaksanakan pemeriksaan kepada 2.974 orang, dan didapatkan hasil 156 orang reaktif.

“Dari 156 orang reaktif diantaranya, 69 OTG, 39 ODP, 6 PDP serta 42 orang pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. Sedangkan 2.818 orang dengan hasil rapid test non reaktif,”katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed