oleh

Pemkot Ternate Belum Menerima Pasien Kabur Dari Karatina

TERNATE,MSC-Sikap Pemerintah Kota Ternate belum menerima keputusan Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara terkait dengan pemulangan 7 pasien yang kabur dari lokasi karatina.

“Kami sudah menghubungi Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate, dan kata mereka menolak menerima 7 pasien asal Ternate yang sempat kabur tersebut, karena terkendala lokasi karantina,” katanya Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Malut, dr. Alwia Assagaf didampingi Koordinator Humas, Mulyadi Tutupoho, dalam konferensi pers di Posko Media Center Covid-19, di Hotel Sahid, Jumat (14/5/2020).

Alwia Assagaf mengatakan, sudah menghubungi Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate, Kota Tidore dan Halmahera Utara, namun mereka tidak respon, padahal sudah disampaikan pasien yang sempat kabur akan dikembalikan.

Untuk proses pemulangan kata Alwia Assagaf, tim gugus tugas Provinsi menyarankan agar pasien tersebut tetap dilakukan karantina di masing-masing wilayah, dan tidak dilakukan karantina di rumah seendiri.

“Mereka ini harus berada di lokasi karantina yang sesuai dengan UU Karantina Kesehatan, bukan dikarantina di rumah,” katanya.

Menurutnya, keberatan dari tim Gustu Covid-19 Kabupaten/kota, karena lokasi karantina belum sesuai dengan UU Karantina Kesehatan. Untuk itu dr. Alwia sangat mengharapkan agar Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota, dalam hal ini bupati dan walikota harus wajib menyiapkan lokasi karantina.

“Wajib bagi bupati dan walikota harus menyiapkan lokasi karantina, yang sesuai dengan amanat undang-undang, karena tidak bisa membendung lajunya pertambahan kasus Covid-19 di Maluku Utara,” katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed