oleh

Empat ABK KM Sabuk Nusantara Reaktif Rapid Test

TERNATE,MSC-Berdasarkan Hasil Rapid Tes terdapat 4 (empat) orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Sabuk Nusantara dinyatakan reaktif, padahal kapal tersebut sesuai jadwal akan berangkat dengan rute Ternate-Mayau-Tifure (Batang Dua) pada Senin (18/5/2020).

Direktur LSM Rorano Maluku Utara, Asghar Saleh berharap agar KM Sabuk Nusantara untuk tidak diberangkatkan ke Batang Dua, mengingat Batang Dua masih merupakan zoan aman di Ternate.

“Untuk kepentingan banyak orang di Batang Dua sebaiknya tahan dulu kapal, jangan diberangkatkan karena masih ada ABK yang akan melakukan rapid test kedua,”pintah Asghar Saleh.

Dikatakan, berdasarkan hasil rapid test tedapat 4 orang ABK reaktif, sedangkan 24 ABK lainnya masih menunggu rapid test kedua yakni 10 hari mendatang. “Awalnya satu ABK hendak cuti dan melakukan rapid test di Kimia Farma dan hasilnya reaktif, hasil tersebut KKP langsung melakukab rapid test dan hasilnya 3 ABK reaktif,”kata Asghar Saleh.

Diretur LSM Rorano itu langsung melakukan koordinasi dengan KSOP agar kapal jangan diberangkatkan dengan pertimbangan warga di Mayau dan Tifure masih berada di zona aman.

“Kita juga trauma dengan KM Dorolonda, kami sudah berkoordinasi dengan KSOP meminta agar ditahan kapalnya untuk keberangkatan Senin besok,”sebut Asghar Saleh.

Masih ada 24 ABK kata Asghar Saleh yang harus menjalani rapid test kedua pada 10 hari ke depan, sehingga baiknya kapal jangan dulu ke pulau Batang Dua. “Untuk memutuskan mata rantai penyebaran sebaiknya jangan dulu berangkat ke Batang Dua,”ujarnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed