oleh

MENGENAL CORONA, MENGENAL TUHAN

Oleh: Fahrul Abd Muid )*

Para ilmuwan sebelum menemukan Virus dan kuman-kuman yang lain. Pada 14 abad yang silam, Allah Swt telah mengingatkan umat manusia dalam firman-Nya pada QS. al-Nahl ayat: 8:

…ويخلق ما لا تعلمون …

       Artinya: Dan Dia(Allah) senantiasa     menciptakan apa yang kamu tidak ketahui.

Menurut ayat ini, jika kita ingin berkenalan dengan Tuhan maka kita cukup mengenal seluk-beluk Virus-Corona dan kuman-kuman yang lain karena mereka juga merupakan makhluk Tuhan yang tercipta di permukaan bumi ini. Memikirkan dengan bijak atas Virus-Corona ini akan dapat mengantarkan kita akan mengenal Tuhan yang ada disana.

Bertemu dengan Tuhan bukan hanya pada saat kita mengenal atau diserang oleh Virus-Corona ini, tetapi jauh sebelumnya kita sudah mengenal Tuhan karena Tuhan yang megenalkan diri-Nya kepada kita. Adanya Virus-Corona ini karena diciptakan oleh Allah Swt, boleh jadi untuk mengigatkan umat manusia akan kehadiran Tuhan, agar manusia tidak lalai dan angkuh/sombong, bersamaan dengan keangkuhan umat manusia di berbagai belahan dunia yang katanya bangsanya Digdaya dan super-power itu, akibat kekuatan militer dan kecanggihan teknologi yang dimilikinya, tapi akhirnya tak berdaya juga dan keok akan serangan Virus-Corona ini yang sangat mengerikan dan telah mematikan ribuan umat manusia.

Dalam kacamata objektif, kita tidak boleh menolak informasi hanya dengan alasan bahwa kita tidak melihatnya secara kasat-mata/fisik apalagi dengan merabanya seperti informasi Virus-Corona dan kuman-kuman yang lain. Oleh karena itu, kita jangan menuntut dengan ke-egoan kita agar segala persoalan yang diinformasikan oleh agama harus terlihat dalam kenyataan fisik, karena tuntutan yang demikian itu akan dapat menggeser agama yang kita anut atau kepercayaan kita.

Bukankah Allah Swt menciptakan sekian banyak makhluk yang tidak kita ketahui, tapi eksistensi makhluk-makhluk benar adanya. Misalnya pada penciptaan Jin dan Malaikat yang sampai saat kita tidak melihat bentuknya seperti apa, tapi wajib kita Imani atau kita percayai.

Salah satu buktinya adalah Virus Corona yang tak terlihat dan tak bisa diraba bahkan Virus ini telah menyerang serta mengancam nyawa umat manusia secara serius saat ini. Jika ada adagium ditengah masyarakat yang mengatakan jangan takut pada Corona, tapi hanya takut kepada Tuhan.

Maka narasi dan diksi seperti ini sangat keliru dan akan berdampak pada ketidak-patuhan warga-negara atas protokol kesehatan dari Pemerintah untuk mencegah mewabahnya Virus ini serta memutus mata-rantai peyebarannya ditengah kehidupan sosial-kemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Dan Allah Swt itu tidak perlu ditakuti tapi Allah Swt harus di dekati sedekat-dekatnya bahkan lebih dekat daripada urat leher kita.

Allah Swt menciptakan Virus-Corona ini mengigatkan kita semua tentang kehadiran dan akan kekuasaan-Nya di pentas dunia ini. Demikian tulisan singkat ini, semoga bermanfaat. Wallahu ‘Alam Bis Shawab. (faham).

Bagikan

Komentar

News Feed