oleh

Almarhum Sekot Tikep Alami Pneumonia di Kedua Paru

TERNATE,MSC-Almarhum Asrul Sani Soleman, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan  (Sekot Tidore) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Bosoirie Ternate, Sabtu dini hari (23/5/2020).

Juru bicara Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf yang dihubungi menjelaskan, almarhum dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hasil diagonas alami pneumonia di kedua paru.

“Beliau rujukan dari RS Soasio ke RSCB, PDP dgn pneumonia di kedua paru. Sebelum meninggal sudah dilakukan swab test, namun masih menunggu hasil pemeriksaan TCM,”kata Alwia Assagaf, Sabtu siang.

Alwia juga menjelaskan, almarhum saat rapid test dengan hasil non reaktif, dan telah dilakukan swab test untuk pemeriksaan melalui TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Chasan Boesoirie.

Sebelumnya, semalam pada Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 00.10 WIT dilakukan evakuasi secara tertutup oleh satgas Covid-19 Provinsi Maluku Utara bertempat di pelabuhan residen.

Saat dirujuk ke Ternate, Almarhum mengalami gejala sesak nafas dan demam tinggi dengan hasil rontgent suspect. Proses evakuasi dilaksanakan secara tertutup karena almarhum merupakan pejabat daerah.

Seperti diketahui Pneumonia, disebut juga paru-paru basah, adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantong udara paru-paru (alveoli). Peradangan disebabkan karena penumpukan cairan atau nanah di dalam alveoli. Hal ini yang membuat pengidap pneumonia mengalami sesak napas.

Gejala pneumonia berkembang tiba-tiba atau perlahan selama 24-48 jam. Di antaranya meliputi demam, keringat berlebih, menggigil, batuk (kering ataupun berdahak), sesak napas, nyeri dada saat menarik napas atau batuk, mual, muntah, diare, penurunan nafsu makan, tubuh lemas, serta detak jantung menjadi cepat. Pada pengidap berusia lebih dari 65 tahun, pneumonia muncul tanpa gejala demam, tapi disertai penurunan kesadaran. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed