oleh

2 PDP Asal Halmahera Barat Swab Test Negatif

TERNATE,MSC-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, kembali merillis adanya pengurangan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang sehingga total PDP saat ini sebanyak 12 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, dr.Alwia Assagaf menuturkan, pengurangan tersebut karena 2 PDP asal Halmahera Barat hasil swab test negatif sedangkan 1 orang PDP asal Tidore Kepulauan (Tikep) meninggal.

“Untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) pada hari ini ada pengurangan 3 orang, pengurangan PDP di Kabupaten Halmahera Barat 2 orang karena hasil sweb negatif, sedangkan 1 orang PDP dari Tikep meninggal,”kata Alwia Assagaf dalam rillis pada Sabtu (23/5/2020).

PDP asal Tikep yang meninggal dunia Asrul Sani Soleman umur 58 tahun yang merupakan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan. Meninggal pada Sabtu (23/5/2020) dini hari sekitar 05.40 waktu setempat.

Untuk kasus kematian sekot Tikep belum masuk di daftar kasus meninggal karena belum dilaporkan ke Gugus Tugas Pusat. “Kami belum terima hasil resmi dari Laboratorium RSUD CB jadi belum bisa dirilis, data pusat juga sudah diclose jadi tidak ada perubahan hari ini,”kata Alwia Assagaf.

Sementara itu Alwia Assagaf juga menyampaikan, perkembangan situasi penanggulangan covid-19 berdasarkan hasil pengolahan data di pusat data dan informasi gugus tugas covid-19 Maluku Utara, yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten/kota dan KKP Kelas III Ternate.

Dimana jumlah orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 851 orang, jumlah OTG masih sama dengan sehari sebelumnya yaitu 851, namun ada yang berkuran 1 orang di Tikep namun ada juga penambahan orang di Halut.

“Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 81 orang, dimana untuk kasus ODP pada hari ini jumlahnya masih sama dengan kemarin, meskipun ada pengurangan di Halsel 1 orang namun ada penambhan 1 orang di Tikep,”katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed