oleh

Perpanjangan Status Tanggap Darurat Disesuaikan dengan New Normal

TERNATE,MSC-Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, Samsudin Abdul Kadir mengatakan, perpanjangan Status Penanganan Tanggap Darurat akan disesuaikan dengan new normal.

“Iya kita perpanjangan masa tanggap darurat sampai tiga bulan sampai tanggal 29 Agutus,”kata Samsudin Abdul Kadir kepada wartawan di Pokso Sahid Hotel, Rabu (27/5/2020).

Dikatakan, sesuai dengan keputusan Pemerintah Pusat dimana kita akan melakukan penataan menuju penerapan normal baru (New Normal). Sehingga katanya, nantinya kerja gugus disesuaikan dengan New Normal.

“Paling tidak nanti akan terjadi perubahan dalam tugas Gustu Provinsi, bisa saja dalam cara penanganan akan berubah karena disesuaikan dengan New Normal. Tetapi itu kita masih akan membahas dan mengkaji seperti apa nantinya,”kata Samsudin Abdul Kadir yang juga Sekprov Malut.

Pola hidup baru maksudnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan berupa rajin mencuci tangan dengan sabun, selalu mengenakan masker, selalu menjaga jarak, hingga menghindari kerumunan supaya terhindar dari COVID-19.

Selain itu kata Samsudin, saat ini juga Gugus Tugas Provinsi juga telah mempersiapkan Rumah Sakit Sofifi sebagai rumah sakit darurat untuk tempat isolasi pasien Covid-19.

“Tempat isolasi di RSUD Chasan Boesoirie dan Sahid Bela Hotel sudah penuh, kita juga telah mempersiapkan rumah sakit di Sofifi untuk tempat isolasi pasien Covid-19, mengantisipasi pasien terkonfirmasi positif di Maluku Utara yang terus meningkat,” kata Samsudin. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed