oleh

Gustu Malut Telusuri 23 Karyawan Perusahaan Tambang di Maluku Utara Positif Covid-19

TERNATE,MSC-Gugus Tugas Percetapan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara saat ini melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Utara terkait 23 karyawan salah satu perusahaan tambang di Maluku Utara yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf menjelaskan, saat ini sedang melakukan koordinasi dengan Gugus Provinsi Sulut. “Iya sementara kita melakukan kros cek ke Gustu Sulut,”kata dr. Alwia Assagaf yang dihubungi melalui WhasAPP, Selasa (9/6/2020) malam.

Untuk itu dr Alwia Assagaf belum dapat menjelaskan pihak perusahaan pertambangan swasta tersebut berada di kabupaten mana di Maluku Utara.

Seperti yang diberitakan sejumlah media di Sulawesi Utara dimana bantahan Gugus Tugas Provinsi Sulut ke Gugus Nasional terkait 23 orang karyawan salah satu perusahaan tambang swasta di Provinsi Maluku Utara terkonfirmasi positif Covid-19.

“Terjadi perbedaan data yang luar biasa besar antara yang dilaporkan gugus tugas pusat. Kami klarifikasi, pertambahan di Sulut hari ini 18 orang.  Ada 23 kasus yang dilaporkan secara keliru oleh gugus tugas pusat,” ungkap Jubir Gustu Sulut dr Steaven Dandel MPH, Selasa malam sebagaimana dikutip dari tribun manado.

Dandel menjelaskan, 23 kasus ini adalah pekerja di salah satu perusahaan tambang di Maluku Utara (Malut) yang memang melakukan pemeriksaan 100 lebih karyawannya. Karena pemeriksaan tersebut dilakukan oleh salah satu RS swasta di Sulut, maka terlapor sebagai pasien positif di Sulut.

Dia mengatakan, pihak rumah sakit swasta mengirim petugasnya ke Maluku Utara untuk melakukan pengambilan swab di Maluku Utara, hanya saja laporannya rumah sakit tersebut masuk di Sulawesi Utara. “Kami telah melakukan klarifikasi ke Gugus Nasional,”katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed