oleh

Ini Penjelasan Manajemen PT NHM Terkait Karyawan Positif Covid-19

TERNATE,MSC-Pihak Manajemen PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM) menyatakan terdapat 38 orang karyawan berdasarkan hasil tes Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di laboratorium Rumah Sakit Siloam Manado, terkonfirmasi positif sebanyak 38 orang.

Manajer Komunikasi PT. NHM, Ramdani Sirait dalam keterangan kepada malutsatu.com menyebutkan, berawal dari salah satu mengalami demam dan setelah dirawat di Klinik Gosowong, karyawan tersebut dievakuasi ke Manado.

Sebelum dievakuasi, telah dilakukan Rapid Test dan hasilnya non reaktif. Setelah tiba di Rumah Sakit Siloam Manado dilakukan kembali rapid test dan hasilnya juga non reaktif. Namun karena setelah dua hari dirawat demamnya tidak turun juga, lalu dilakukan SWAB Test, dan beberapa hari kemudian hasilnya keluar dan dinyatakan positif.

Ramdani mengatakan, sebagai tindak lanjut manajemen PT NHM melalui Tim Penanggulangan Covid-19 internal secara sigap telah melakukan “tracing” (melacak) kepada seluruh karyawan PT. NHM dan karyawan perusahaan mitra kerja yang kemungkinan terpapar Covid-19.

Dari hasil tracking didapati 103 karyawan yang diduga telah melakukan kontak dengan 1 orang karyawan yang hasilnya psoitif covid-19, dan dilakukan Swab Test oleh petugas Medis Rumah Sakit Siloam Manado di lokasi perusahaan Gosowong.

“Dari SWAB Test hasilnya adalah sebanyak 38 Karyawan dinyatakan positif Covid-19 dan sebagian besar lainnya dinyatakan negatif. Sementara itu, 2 orang lainnya masih ditunggu hasilnya,”kata Ramdani.

Selanjutnya, Tim Covid-19 PT.NHM berkoordinasi dengan Gustus Kabupaten Halut dan sebanyak 36 Karyawan tersebut telah memulai masa karantina di Tobelo dan mereka dalam kondisi baik tanpa ada gejala (OTG).

Sementara 1 orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo karena mengalami demam, 1 orang lagi masih dirawat di Klinik Gosowong dan 1 lainnya baru akan dibawa ke tempat Karantina di Tobelo setelah hasil tesnya baru keluar pada Kamis (11/6/2020).

“Manajemen PTNHM memberikan dukungan penuh kepada seluruh Karyawan PT. NHM dan Karyawan perusahaan mitra kerja yang sedang dikarantina, tidak hanya bantuan materil mengenai hal-hal yang diperlukan, tetapi dukungan doa dan semangat dari seluruh keluarga besar PT.NHM,”kata Ramdani Sirait.

Dalam rangka penanganan Covid-19, manajemen PTNHM, telah membentuk Tim Penanggulangan Covid-19 di PTNHM sejak awal Maret 2020 yang terdiri dari Program Pencegahan, Mitigasi dan dukungan untuk Pemerintah Daerah dan masyarakat lingkar tambang.

Dimana dalam program pencegahan, telah dilakukan isolasi/lockdown di area site termasuk karyawan lokal harus tinggal di dalam site/kawasan tambang, melakukan ”screening” atau pengawasan berlapis dimana seluruh Karyawan yang akan kembali bekerja ke tambang Gosowong harus melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

Selain itu, selalu mengisi formulir tentang aktifitas serta kesehatan mereka dalam 14 hari karantina mandiri tersebut. Lalu untuk karyawan yang berasal dari luar lingkar tambang diharuskan untuk masuk ke hotel-hotel yang telah disewa oleh perusahaan untuk masa transit selama 14 hari lagi. Hotel-hotel tersebut ada 3 hotel di Ternate dan 1 hotel di Marahai.

“Selama masa transit mereka harus disiplin. Jika ada yang melanggar aturan langsung dipulangkan. Lalu kesehatan mereka dipantau setiap hari oleh Tim Medis PT. NHM yang ditempatkan di hotel-hotel tersebut,”sebutnya.

Setelah datangnya alat rapid test yang dipesan sebelumnya maka mulai awal Mei sebelum masuk ke Tambang Gosowong, seluruh Karyawan dan mitra kerja harus mengikuti rapid test. Hanya yang non reaktif hasilnya yang dibawa masuk ke Tambang Gosowong. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed