oleh

Bawaslu Halmahera Timur Tak Ajukan Tambahan Anggaran

TERNATE,MSC-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Timur, Suratman Kadir mengaku tidak mengajukan anggaran tambahan Pemilukada ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim).

“Kami tidak mengajukan tambahan anggaran. Kita hanya melakukan rasionalisasi saja,” terang Suratman Kadir kepada malutsatu.com, Selasa (16/6/2020).

Salah satu bentuk rasionalisasi tersebut, semua jajaran diberikan fasilitas Alat Pelindung Diri (APD). Anggaran secara keseluruhan yang disetujui untuk kegiatan pengawasan Pemilukada Hatlim tahun 2020 sesuai yang tercantum dalam NPHD sekitar Rp 8.844.275.000.

Hal tersebut kata Suratman Kadir, teah disampaikan ke Pemda dalam Rapat Kordinasi antara Pemerintah Daera KPU, Bawaslu dan Gugus tugas covid 19 dalam rangka penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan Pillada 2020, Selasa (16/6/2020).

Menurut Suratman Kadir, meskipun saat ini ada penambahan masa tugas Panwascam dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) serta penambahan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (P-TPS) dan operasional Kesekretariatan Panwascam.

“Penambahan masa tugas penyelenggaran Ad Hock berimplikasi pada penambahan jumlah honorer. Tetapi Bawaslu tidak mengajukan permintaan anggaran tambahan ke Pemda karena mempertimbangkan kondisi keuangan daerah,”katanya.

Oleh karena rasionalisasi kembali RAB di dalam NPHD yang telah ditandatangani dengan pemerintah daerah, dimana dalam rasionalisasi itu ada aitem kegiatan yang tidak mungkin dilaksanakan di tengah wabah covid 19.

“Dari hasil rasionalisasi item-item tersebut dialihkan untuk pembiayaan penambahan masa tugas Panwascam dan Kesekertaritan Panwascam, masa tugas PKD dan penambahan Pengawas TPS,”kata Suratman.

Kendati begitu katanya, sesuai kesepakatan Pemerintah, KPU dan Bawaslu Pusat pelaksanaan Pilkada tetap mengacu pada protokol kesehatan. Untuk itu telah dianjurkan oleh pemerintah daerah, untuk penyediaan APD bagi jajaran Pengawas baik itu di Kabupaten, Kecamatan, Desa, maupun Pengawas TPS digunakan anggaran APBN. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed