oleh

Verfak Calon Perseorangan, KPU Ternate Gunakan Protokol Kesehatan

TERNATE,MSC-Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate akan melaksanakan Verifikasi Faktual data bakal calon perseorangan. Untuk itu, KPU Kota Ternate telah mempersiapkan semua protokol kesehatan kepada penyelenggara dilapangan untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan sebaik mungkin, mengikuti instruksi gugus tugas.

Anggota KPU Kota Ternate, Kuad Suwarno saat konfirmasi menyampaikan, setelah tahapan verifikasi balon perseorang dilakukan, tim penyelenggara akan turun ke lapangan dengan membawa seluruh perangkat dasar dari protokol covid.

“Jadi setiap anggota PPK maupun PPS mendapatkan empat bahan APD yang besok (hari ini, red) baru akan dibagi, berupa hand sanitizer, sarung tangan, masker dan face shield (topi corona) serta dibekali dengan alat pengukur suhu,” ungkapnya, Selasa (23/06)

Dia menambahkan, verifikasi faktual akan berjalan selama 14 hari dari tanggal 24 Juni sampai dengan tanggal 12 Juli tahun 2020. “Muda-mudah kawan-kawan PPK dan PPS bekerja dengan profesional, berintegritas tinggi,” tutur Kuad, seraya berharap kepada Bawaslu untuk bersama-sama mengawasi proses tahapan pelaksanaan di lapangan

Kuad juga mengaku, setelah tahapan verifikasi berakhir, penyelenggara ditingkat PPS akan melakukan pleno di tanggal 12 dan PPK di tanggal 13 sampai tanggal 19, tetapi kemungkinan besar di tanggal 15 rata-rata  penyelenggara tingkat PPS dan PPK sudah melakukan pleno rekapitulasi, dan kemudian nanti KPU melakukan rekapitulasi di tanggal 20 sampai dengan tanggal 21

Setelah itu KPU akan menetapkan data yang memenuhi sarat dan tidak memenuhi sarat, semua akan dihitung, jika seandainya yang memenuhi sarat itu telah memenuhi jumlah kuota yang minimal maka balon tidak perlu lagi melakukan perbaikan.

Tetapi jika seandainya jumlah kuotanya berkurang dari batas minimal 12,467, maka diberi kesempatan kepada tim balon untuk melakukan perbaikan selama tiga hari serta memasukan syarat dukungan tambahan.

“Syarat dukungan tambahan yang akan dimasukan kembali jika kuotanya berkurang, berjumlah sebanyak dua kali lipat dari kekurangan jumlah sarat minimal. Setelah itu baru dilakukan verifikasi kembali sampai memenuhi sarat, apabila jika tidak memenuhi sampai batas perbaikan maka yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi sarat dan dinyatakan gugur,” tutupnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed