oleh

Pujian Sang Menteri di Tengah Kasus Meningkat

TERNATE,MSC-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Muhadjir Effendy memberikan kepada pemerintah provinsi Maluku Utara (Malut) termasuk tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 kerana mampuh menekan angka kasus meninggal COVID-19.

Pujian menteri tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Media Center Covid-19 Sahid Bela Hotel, setelah menggelar rapat koordinasi secara virtual membahas penanganan covid-19 di Provinsi Maluku Utara di Posko Covid-19 Sahid Hotel Ternate, yang dikuti jajaran Pemprov dan Forkopimda Maluku Utara, serta Bupati dan Walikota se Maluku Utara.

Oleh karena itu, Muhadjir Effendy meminta kepada tim gugus tugas Malut dan Kabupaten/Kota Se-Malut untuk mempertahankan kinerja dan terus berusaha untuk menambah jumlah pasien sembuh dari COVID-19.

Kendati begitu, jumlah kasus di Maluku Utara hingga saat ini mencapai 953 kasus, jumlah penyembuhan 123 orang serta kasus kematian akibat Covid-19 juga demkian masih tetap 32 orang.

Sementara saat ini untuk pemeriksaan rapid test telah dilaksanakan pemeriksaan kepada 12.248 orang, dan didapatkan hasil penambahan 16 orang reaktif terdiri dari otg 13 orang dan 3 orang pelaku perjalanan, sedangkan 11.001 orang dengan hasil rapid test non reaktif.

Berdasarkan hasil pengolahan data di pusat data dan informasi gugus tugas Covid-19 Maluku Utara yang diperoleh dari Dinas Kesehatan kabupaten dan kota, dan KKP Kelas III Ternate terdapat jumlah otg (orang tanpa gejala) sebanyak 1. 604 orang

Dimana jumlah otg pada hari ini terjadi peningkatan sebanyak 12 orang secara kumulatif. Penambahan terdapat di Kabupaten Halmahera Selatan. Hal ini dikarenakan adanya tracking pada pasien positif, selain itu juga terjadi penurunan di Halmahera Barat dan Kota Tidore Kepulauan.

Selain itu jumlah odp (orang dalam pemantauan) sebanyak 102 orang, dan untuk kasus odp terjadi penurunan sebanyak 1 orang di Kota Tidore Kepulauan. Jumlah pdp (pasien dalam pengawasan) sebanyak 36 orang. Dan untuk kasus pasien dalam pengawasan pada hari ini tidak ada perubahan.  (red)

Bagikan

Komentar

News Feed