oleh

Keinginan KPU Haltim Jalankan Protokol Kesehatan, Terkendala Stok Alkes

MABA,MSC-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memastikan seluruh tahapan akan Pilkada 2020 harus tetap berdasarkan Protokol Covid. Sebagaimana dituangkan dalam  PKPU Nomor  6 2020 tentang tahapan pelaksanaaan Pilkada dalam kondisi bencana non alam Corona Virus.

Untuk tahapan pencocokan dan Penelitian (Coklit), seluruh petugas penyelenggara yang akan melaksanakan pencocokan dan Penelitian (Coklit) menjalankan standar protokol kesehatan demi mencegah Covid-19, yang didukung Gugus Tugas Kabupaten.  

Ketua KPU Mamat Jalil pada rapat Koordinasi dengan pimpinan Kecamatan, Dukcapil dan Gugus Tugas Kabupaten Haltim menyampaikan, pada tahapan dalam masa pandemi KPU merekomendasi seluruh petugas PPDP yang akan melakukan pencoklitan secara dor to dor untuk melakukan rapid tes terlebih dahulu.

“Kami meminta kesediaan Gugus Tugas agar kirannya permintaan kami melakukan rapid tes kepada petugas sebelum melakukan pencoklitan,”pintah Mamad.

Dikatakan, kendatipun Petugas PPDP tidak dapat dirapid tes akan tetapi bisa mengantongi Keterangan Sehat dari Dokter dan Pihak Rumah Sakit sehingga bisa menjadi kekuatan dan dasar bagi  petugas PPDP pada saat bertugas.

Hanya saja keinginan KPU Haltim belum dapat terwujud semuanya, karena terkendala ketersediaan alat rapid tes yang dimiliki Gugus Kabupaten saat. Dimana jika untuk melakukan rapid tes kepada 201 petugas PPDP ketersedian rapid tes yang ada tidak mencukupi sebab gugus sendiri hanya memiliki sekitar 200 lebih dan itu hanya diperuntukkan kepada pasien.

“Kita sudah memesan tapi sampai sekarang belum juga ada,”kata Ketua Bidang Pemindakan Gugus Haltim dr Vita Sangaji menjawab permintaan KPU Haltim dalam rangka penerapan protocol kesehatan.

PPDP dalam melaksanakan tugas selama sebulan, sehingga kata dr Vita Sangaji minimal dua kali melakukan rapid tes. Oleh karena dengan jumlah 201 orang PPDP maka harus disiapkan 500 alat rapid tes. “Sambil menunggu pesanan sebaiknya kita gunakan Surat Keterangan Kesehatan,”sebut dr Vita.

Rapat yang dilaksanakan di aula Kantor KPU Haltim rabu,(8/7/2020) itu selain dihadiri 4 Komisioner KPU juga dihadiri sepuluh Pimpinan Kecamatan sekabupaten Haltim, Bawaslu Haltim yakni Kordiv Pengawasan Kartini Abdullah, Kepala BP4D Ricky Chaerul Rifhat, Dukcapil Haltim, keterwakilan Partai Politik tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (can).

Bagikan

Komentar

News Feed