oleh

Kuntu Daud Sesalkan Pelayanan Gugus Tugas Provinsi

TERNATE,MSC-Ada kisah yang dialami Kuntu Daud Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara ketika terkonfirmasi positif saat menjalani Karatina Mandiri di rumah. Sebagai pejabat daerah setingkat Gubernur akan tetapi selama proses pemulihan di rumah tidak ada perhatian dari Gugus Tugas Provinsi.

“Saya bukan minta untuk pelayanan khusus, tetapi sebagai ketua DPRD saja seperti itu, apalagi masyarakat biasa,”kata Kuntu Daud ketika dihubungi wartawan terkait kabar kesembuhannya, Minggu (12/7/2020).

Menurutnya, selama melakukan karatina mandiri di rumah, tidak ada pemberian obat dari Gugus Tugas Provinsi. Tetapi hanya dijanjikan oleh Karo Humas namun sampai dirinya sembuh obat yang dijanjikan tak kunjung datang. “Gugus Tugas hanya janji tetapi tidak realisasi sampai saat sembuh,”katanya.

Menurut Kuntu Daud Gugus Tugas pelayanan pilih kasih terhadap dirinya, jika dibandingkan dengan isteri gubernur dan beberapa pejabat daerah lainnya. “Kalau isteri gubernur dan pejabat lainnya, hampir semua tim gugus memperhatikan,”katanya.

Untuk wakil rakyat ini meminta kepada masyarakat terutama pasien Covid-19 selalu menjaga kesehatan dengan penerapan protocol kesehatan, termasuk sabar menghadapi semua ini karena itu juga bagian dari coba Allah SWT.

Terakit hal tersebut, Koordinator Divisi Humas Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara, Mulyadi Tutupoho mengatakan, meskipun Kuntu Daud adalah ketua DPRD Provinsi akan tetapi yang bersangkutan merupakan penduduk kota Ternate.

Sehingga kata Mulyadi Tutupoho tanggung jawab untuk melihat dan mengontrol adalah tugas Gugus Tugas Kota Ternate. “Beliau adalah warga kota Ternate jadi menjadi tanggung jawab Gugus Tugas Kota Ternate,”kata Mulyadi Tutupoho.

Kendati begitu, Mulyadi mengaku saran dan kritik yang disampaikan terhadap Gugus akan menjadi bahan evaluasi ke depan. “Saya pikir kalau saran dan kritikan akan menajdi masukan,”katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed