oleh

736 Orang Meninggal Tercatat Sebagai Pemilih Pilkada Haltim Dalam DP4

MABA,MSC-Sebanyak 3.741 jiwa yang masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4), ditemukan Bawaslu Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) sebagai data Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Ketua Bawalu Haltim Suratman Kadir kepada wartawan mengatakan, Bawaslu menemukan 3.741 DPT bermasalah atau tidak memenuhi syarat dalam melakukan analisa terhadap DP4.

Dimana kata Suratman Kadir, terdapat Ganda sebanyak 729, orang yang telah meninggal sebanyak 736, wara telah pindah domisili 1.231, pemiih tidak dikenali sebanyak 536, anggota TNI/ Polri aktif sebanyak 26, dibawah umur sebanyak 34 serta  bukan penduduk setempat sebanyak 449.

“Dengan adanya temuan ini Bawaslu akan merekomendasikan ke KPU untuk dilakukan perbaikan,”kata Suratman Kadir, Rabu (15/7/2020).

Sebab kata Ketua Bawaslu, jika data tersebut tidak diperbaiki maka akan menjadi potensi pelanggaran dan penyalahgunaan hak pilih. Dan akan berkonsukuensi terhadap beberapa pelanggaran yakni, baik itu pelanggaran administrasi, Kode Etik maupun Pidana.

Suratman Kadir mengatakan, dalam pasal 177 A UU No 10 Tahun 2016 mengatakan apa bila PPS,PPK, KPU kab/Kota tidak menindak lanjuti masukan Pengawas pemilu, Parpol atau tim kampanye maka dipidan penjara paling singkatt 12 bulan dan maksimal 72 bulan.

Kemudian lanjut Suratman Kadir, pasal 177 B menyebutkan anggota PPS, PPK, maupun KPU kabupaten dan Kota serta Propinsi dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum tidak melakukan verifikasi terhadap data dan daftar pemilih akan dipidana Penjara Paling singkat 24 bulan dan paling lama 72 bulan.

Untuk itu,  dalam proses pencoklitan dan pemutahiran Daftar pemilih kami mengharapkan partisipasi dari seluruh stekholder untuk melakukan proses pengawasan.

“Apabila menemukan indikasi problem atau permasalahan segera melaporkan ke Bawaslu Halmahera Timur sehingga DPT yang dihasilkan adalah DPT yang berkwalitas,”pintahnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed