oleh

Hingga Agustus Kesembuhan Malut 78,5 Persen, Penularan Masih Tinggi

TERNATE,MSC-Tingkat Kesembuhan atau Case recovery rate (CRR) pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Maluku Utara per 11 Agustus 2020 mencapai 78,5 persen. Angka ini merupakan angka kesembuhan sudah cukup tinggi.

Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara melaporkan saat ini jumlah pasien sembuh di Maluku Utara bertambah 13 orang asal kabupaten Halmahera Timur, sehingga total sembuh ini sebanyak 1.328 orang.

Kendati begitu, angka reproduksi efektif (RT) atau tingkat penularan Covid-19 di Maluku Utara berada pada angka 1,0 persen. “Masih terjadi transmisi lokal ,”kata dr Alwia Assagaf saat konferensi pers di posko Sahid Hotel, Selasa sore (11/8/2020).

Dengan melihat angka penularan yang cukup tinggi, dr Alwia Assagaf berharap masyarakat selalu patuh dalam penerapan pola hidup sehat dengan penerapan protokel kesehatan Covid-19.

“Kalau kita lihat hampir setiap hari selalu ada kasus terkonfirmasi positif, artinya penularan masih cukup tinggi. Pola hidup sehat dengan protap kesehatan harus tetap dijaga,”pintahnya.

Sementara Attack Rate atau besarnya risiko penduduk sebuah wilayah untuk tertular virus corona masih cukup tinggi 13.2/10.000 PDDK atau dari 10.000 penduduk terdapat 13-14 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Begitu juga dengan Case Fatality Rate (CFR) atau angka kematian 3.3 persen, kata dr Alwia Assagaf masih cukup tinggi yakni 4 per 100 orang. Jumlah pasien meninggal sampai saat ini mencapai 55 orang di Maluku Utara.

Sementara itu dr Alwia Assagaf juga menyampaikan, telah menerima hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif melalui laboratorium PCR RSUD Chasan Boesorie Ternate 6 orang dan TCM RSUD Chasan Boesorie Ternate 5 orang.

“Maka jumlah kasus positif baru pada hari ini sebanyak 11 orang, dengan sebaran kasus Kabupaten Pulau Morotai sebanyak 6 orang, Kota Tidore Kepulauan sebanyak 4 orang dan 1 orang dari kabupaten Halmahera Selatan,”katanya.

Dengan demikian jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Maluku Utara menjadi 1.691 orang. Sementara terjadi penambahan jumlah kontak erat sebanyak 104 orang.

“Terdapat penambhan sebanyak 22 kontak baru, penambahan terdapat di Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 11 orang dan sebanyak 1 orang di Kota Tidore Kepulauan,”katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed