oleh

Paslon Perseorangan Tak Hadiri Panggilan Bawaslu Kota Ternate

TERNATE,MSC-Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Ternate jalur perseorangan Muhdi B. Hi Ibrahim dan Gazali Westplat, Selasa (11/8/2020) tak hadiri undangan Bawaslu Kota Ternate terkait pemeriksaan 14 orang penyelenggara dalam daftar dukungan perseorangan.

Pemanggilan paslon perseorangan itu sebagai saksi dalam kasus dugaan pelanggaran etik yang sementara diusut oleh Bawaslu Kota Ternate. Dimana dalam temuan pengawasan verifikasi faktual Bawaslu Kota Ternate ditemukan 14 penyelenggara masuk dalam daftar dukungan perseorangan.

“Iya kita undang paslon jalur perseorangan sebagai saksi dalam kasus dugaan pelanggaran etik, tetapi paslon tidak hadir. Kita nanti layangkan panggilan kedua kepada mereka,”kata Sulfi Majid selaku koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Ternate, Selasa sore.

Namun demikian proses pemeriksaan atau kalfirikasi berjalan dengan pemeriksaan sejumlah saksi lainnya serta pihak terlapor dalam hal ini 14 orang penyelenggara. Untuk pemeriksaan sejumlah saksi LO dan tim penghubung Paslon Perseorangan dari beberapa kelurahan sebagai saksi.

Sementara itu dari pihak penyelenggaran dua orang ketua Panwascam dan PPK serta sejumlah PPS. “Tadi kami periksa sekitar 13 orang, 1 orang PPS Kelurahan Akehuda telah mengundurkan diri sebagai PPS. Nanti kami akan cek di KPU kebenarannya,”kata Sulfi Majid.

Terkait hasil pemeriksaan sementara, Sulfi Majid mengaku proses klarifikasi masih berjalan dan belum dapat disimpulkan. “Inikan masih proses kita belum dapat berkesimpulan untuk status kasusnya. Yang jelas semuanya nanti akan terang setelah selesai pemeriksaan terlapor dan saksi,”katanya.

Sehingga kata dia, nanti selesai semua pemeriksaan dan klarifikasi baru dilakukan kajian bersama di internal Bawaslu selanjutnya diputuskan dalam rapat pleno. Menurutnya, kasus yang diusut saat ini dugaan pelanggaran etik terhadap 14 orang penyelenggara di jajaran Bawaslu maupun KPU.

“Untuk memastikan kebenaran dukungan dari penyelenggara tersebut kita memanggil untuk klarifikasi, sebab keberpihakan penyelenggara itu menyalahi etika yang tentu ada sanksinya,” ujarnya.

Berdasarkan hasil temuan jajaran Bawaslu terdapat 14 nama penyelenggara yang memberikan dukungan kepada paslon Muhdi B. Hi Ibrahim dan Gazali Westplat sebagai calon walikota dan wakil walikota jalur perseorangan.

Sebanyak 14 penyelenggara pemilu masuk dalam daftar dukungan bakal calon kepala daerah jalur perseorangan dalam rangka pemilihan walikota dan Wakil Walikota Ternate Tahun 2020. Dan temuan tersebut berdasarkan hasil pengawasan melekat tahapan Verifikasi Faktual syarat dukungan calon perseorangan di 10 kecamatan se- Kota Ternate.

Sulfi mengatakan, pemeriksaan terhadap 14 orang penyelenggara sangat penting berakitan dengan netralitas penyelenggara Pemilu, sehingga itu proses klarifikasi sangat penting untuk diketahui jelasnya seperti apa mereka,”kata Sulfi Majid. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed