oleh

Melibatkan Stakeholder Bawaslu Kota Ternate Bentuk Pokja Pengawasan Kampanye dan Logistik

TERNATE,MSC-Untuk memaksimalkan pengawasan pada tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Ternate Tahun 2020, Bawaslu Kota Ternate membentuk kelompok kerja (Pokja) Pengawasan Kampanye dan Pokja Pengawasan Logistik.

Ketua Bawaslu Kota Ternate, Kifli Sahlan dalam rapat Pokja yang dilaksanakan pada Selasa (29/9/2020) mengatakan, berdasarkan ketentuan Bawaslu membentuk pokja sebagai bentuk koordinasi dengan stakeholder atau pihak lain yang memiliki tugas dan kewenangan.

Tugas utama pengawasan berada di Bawaslu, akan tetapi ada sejumlah kewenangan yang kaitannya dengan pengawasan Bawaslu adalah kewenangan instansi lain. “Misalkan kampanye ada tugas pihak kepolisian dalam hal ini pemberian surat ijin, begitu juga logistic adalah tugas KPU,”katanya.

Oleh karena itu kata Kifli Sahlan untuk mempermudah tugas pengawasan serta koordiansi Bawaslu membentuk Pokja sehingga dapat sinergi antara Bawaslu dan pihak lain yang memiliki kompoten.

Menurut Kifli bahwa pembentukan Pokja Pengawasan ini adalah suatu bukti sebuah platform multi-stekeholder yang akan menjadi pendukung utama dalam mensukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Ternate tahun 2020.

“Salah satu upaya untuk menjaga integritas Pilkada adalah melalui penguatan antar stakeholder terkait untuk berpartisipasi dalam proses penyelenggaraan pemilu secara keseluruhan untuk ikut melakukan pengawasan sampai proses Pilkada berakhir”, tegas Kifli.

Sementara itu Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Ternate, Abdul Hamdi Al Idrus mengatakan, adapun Pokja Pengawasan yang dibentuk yaitu Pokja Pengawasan Kampanye serta Pokja Pengawasan logistic pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Ternate tahun 2020.

Abdul Hamdi mengatakan, dalam pokja tersebut diisi oleh KPU, Bawaslu, Kepolisian, Kesbangpol, Sat Pol PP, wartawan. “Tentunya baik KPU maupun Bawaslu punya tujuan agar Pilkada berjalan sukses dengan tetap pada ketentuan,”katanya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed