oleh

AKP Ambo Welang : Kasus SPPD Fiktif Menunggu Hasil Audit BPK

MABA,MSC-Dugaan kasus anggaran perjalanan dinas (SPPD) di bagian Umum Perlengkapan dan Protokuler Setda Haltim sebesar Rp1, 2 meliar 2016 lalu hingga kini masih tetap dikawal untuk menuntaskan oleh Penyidik Polres Halmahera Timur (Haltim).

Kasat Reskrim Polres Haltim AKP Ambo Welang dikonfirmasi melalui WhatsApp kepada wartawan menjelaskan, proses penyelidikan dugaan kasus SPPD fiktif di Bagian Umum Perlengkapan dan Protokoler Setda Haltim 2016 lalu sebesar Rp1, 2 miliar tinggal menunggu audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI.

“Mengenai dugaan SPPD fiktif di Bagian Umum Perlengkapan dan Protokuler Setda Haltim kami tinggal menunggu hasil audit BPK karena dari BPK sendiri meminta untuk mengaudit kembali temuan anggaran perjalanan dinas 2016 lalu tersebut, jadi kami tinggal menunggu hasilnya”kata AKP Ambo Welang, Senin (5/10/2020).

Menurutnya dugaan kasus SPPD fiktif di Bagian Umum Perlengakapan dan Protokuler Setda Haltim itu suda naik status dari lidik ke sidik, artinya sudah memenuhi unsur tindak pindana korupsi.

Sekedar diketahui sesuai temuan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Cabang Maluku Utara 2017 lalu ditemukan indikasi kerugian negara pada item anggaran perjalanan dinas luar daerah pada Bagian Umum Perlengkapan dan Protokuler Setda Haltim tahun anggaran 2016 lalu sebesar Rp 1,2 milyar (can).

Bagikan

Komentar

News Feed