oleh

KPU Provinsi Maluku Utara Catat 1.160 Orang Pemilih Difabel di Pilkada 2020

TERNATE,MSC-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara mencatat terdapat 1.160 orang pemilih berkebutuhan khusus (Difabel) terbagi di delapan kabupaten dan kota yang melaksanakan Pilkada 9 Desember 2020 nanti.

Anggota KPU Provinsi Maluku Utara, Reni S Banjar menjelaskan, jumlah pemilih penyandang disabilitas pada Pilkada 2020 terdapat 1.160 orang, dimana difabel oleh KPU terdiri atas empat kategori.

Yakni disabilitas fisik sebanyak 554 orang orang terdiri dari laki-laki 278 orang dan perempuan 276 orang, disabilitas intelektual 74 orang terdiri dari laki-laki 32 orang, perempuan 42 orang, pemilih penyandang disabilitas mental atau tunagrahita 267 orang terdiri dari laki-laki 172, perempuan 95, dan disabilitas sensorik sebanyak 265 terdiri dari laki-laki 123 orang, perempuan 142 orang.

KPU, kata Reni S Banjar, akan memberikan pelayanan dengan maksimal untuk memudahkan penyandang disabilitas dalam menyalurkan hak pilihnya. Kemudahan itu mulai dari regulasi tentang pendirian tempat pemungutan suara (TPS) hingga menjamin kemudahan akses bagi penyandang disabilitas menuju TPS. “Yang tunanetra pasti kita sediakan template surat suara braille,” jelas Reni.

Selain tunanetra, lanjut Reni Banjar, mereka boleh didampingi oleh keluarga yang punya hubungan kekeluargaan dengan cara mengisi formulir C pendamping, mereka boleh mendampingi sampai ke bilik suara, tetapi tidak boleh menentukan pilihan karena pilihan seseorang adalah bersifat rahasia “Jadi didampingi satu orang saja,nanti dilihat oleh saksi paslon di TPS, juga ada pengawas TPS,” terangnya.

Ia meminta masyarakat tidak perlu takut melakukan pencoblosan calon kepala daerah di Pilkada serentak lanjutan pada 9 Desember 2020,Meski penyelenggaran Pilkada di masa pandemi Covid-19, tapi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dipastikan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed