oleh

Brimob Polda Malut Musnahkan Senpi Rakitan dan Granat

SANANA,MSC-Detasemen Gegana Sat Brimob Kepolisian daerah (Polda) Maluku Utara melakukan pemusnaan senjat api (senpi) rakitan dan ratusan amunisi serta granat nenas. Pemusnahan tersebut berlangsung di Polsek Mangoli Utara, Falabisahaya Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa (24/11/2020).

Ketua tim Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Malut, Iptu Munawar, mengatakan senpi rakitan serta 109 amunisi dan dua granat nanas yang ditemukan warga merupakan barang simpanan pasca konflik sosial melanda Maluku Utara desember 1999 lalu.

“Untuk senpi rakitan serta 109 amunisi, pistol revolver rakitan dan 2 granat nanas masih aktif, hasil disposal sudah terurai dan hancur semua, hanya sejumlah serpihan yang kami ambil untuk dijadikan barang bukti,”kata Munawar.

Munawar mengatakan,  barang peledak berupa senjata api yang asli ataupun rakitan itu sangat berbahaya, apalagi seperti granat nanas seperti yang diledakan saat pemunsaan. tadi.

Sehingga bagi warga yang menemukan seperti itu harus segera disampaikan ke pihak kepolisian setempat, jangan langsung mengambil tindakan diluar prosedur karena berakibat fatal.

“Jadi, saya menghimbaukan kepada seluruh masyarakan Kepulauan Sula, khususnya Masayarakat Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, apabila menemukan hal serupa jangan semena-mena untuk mengambil tapi tolong dilaporkan kepada pihak kepolisian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan,”harapnya.

Sementara itu, Kapolsek Mangoli Barat-Mangoli Utara, Ipda AR, Umaternate mengatakan, satu senjata laras panjang, satu pucuk pistol jenis revolver dan dengan 2 granat nenas serta amunisi 12,7 sebanyak 22 butir, amunisi AK 47 juga 22 butir, amunisi 5,56 TJ 15 butir dan amunisi hampa 5,54 sebanyak 50 butir.

“Dari struktur senpi adalah rakitan, 1 senjata laras panjang dan 1 pistol jenis revolver serta 2 bom granat nenas dan amunisi sebanyak 109 butir merupakan temuan masyarakat,”jelas Kapolsek.

Mantan KBO Reskrim Polres Kepulauan Sula, itu mengatakan barang tersebut ditemukan warga bernanama Jamaludin Hi. Adam, kemudian melaporkan ke pemilik rumah atas nama Safidin Gorontalo.

“Awalnya mereka kerja galian pondasi cakar ayam di rumah Saifdin denga kedalaman 1 meter baru barang tersebut ditemukan. Setelah ditemukan mereka langsung melaporkan ke kami, dan diamankan di Polsek Falabisahaya,”ujarnya. (Azam)

Bagikan

Komentar

News Feed