oleh

Ketua Bawaslu Ajak Pemuda Pahami Pemilu dan Demokrasi

TERNATE-Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-93 tahun 2021, diharapkan dapat menjadi kebangkitan pemuda dalam memahami arti demokrasi dan kepemiluan. Sebagai hal yang tidak terpisahkan, dua hal ini sangat berperan dalam pembangunan dan kemajuan bangsa.

“Lewat kesempatan momentum sumpah pemuda hari ini, saya ingin mengajak seluruh pemuda untuk melek tentang demokrasi dan kepemiluan,”ungkap ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut), Muksin Amrin SH MH dalam sambutannya sebelum membuka Sekolah Pemilu PMII dan GP Ansor Malut yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji Ternate, Kamis (28/10/2021).

Dikatakannya meski penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019 serta Pilkada 2020 telah usai, pendidikan demokrasi dan sosialisasi kepada para pemuda termasuk pemilih pemula perlu terus digalakkan.

“Pemilu kan tidak cuma saat penyelenggaraannya saja. Ada evaluasi dan perbaikan regulasi. Bagaimana juga memahami tentang tahapan dan penyelenggaranya juga bagian terpenting dari penanaman nilai-nilai pemahaman itu sendiri melalui sosialisasi dan pendidikan yang dilakukan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Ketua Bawaslu berharap Sekolah Pemilu yang digagas bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan GP Ansor Malut, dapat memberikan pendidikan demokrasi sekaligus wadah mempersiapkan SDM untuk penyelenggaraan pemilu yang akan datang yang memiliki kualitas.

“Harapannya sebagai bagian dari regenerasi mungkin saja akan muncul calon-calon penyelenggara pemilu yang memiliki kualitas dari kegiatan-kegiatan seperti ini,” sebut Muksin Amrin.

Kegiatan Sekolah Pemilu ini sendiri akan dilaksanakan selama tiga hari pada 28-30 Oktober 2020 dengan menghadirkan sejumlah pemateri yakni dari Bawaslu, KPU, hingga pakar dan akademisi yang didukung pula NetFid Malut. (red)

Bagikan

Komentar