oleh

Fraksi Demokrat Dukung Pemda Sula Dorong Percepatan Pembangunan

SANANA-Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula mendukung Pemerintah Daerah dapat perceatan pembangunan daerah. Dari 4 fraksi di DPRD, fraksi Demokrat menyetujui pengesahan APBD 2022 untuk percepatan Pembangunan.

Rapat paripurna tersebut digelar di kantor DPRD Desa Pohea Kecamatan Sanana Senin (29/11/2022) dihadiri oleh Bupati Fifian Adeningsi Mus Ketua DPRD dan sejumlah Unsur Forkompinda.

Pengesahan Perda APBD tahun 2022, selain dari Fraksi Demokrat, Ranperda APBD tersebut juga disetujui oleh tiga fraksi DPRD. Yaitu fraksi kebersamaan, Golkar serta fraksi Basanohi.

Ketua Fraksi Demokrat Laode Asiran Jodi mengatakan, ABPD Kabupaten Sula tahun 2022 diharapkan bisa mendorong pemulihan ekonomi di daerah pada masa pandemic Covid-19 yang menyulitkan pergerakan manusia maupun barang.

Meski menyulitkan Jodi menitip pesan kepada Pemda, untuk keluar dari masalah tersebut tentunya Pemda harus mampu menciptakan peluang pada pertumbuhan ekomoni diberbagai sektor.

“Kongrit kami fraksi Demokrat memberikan perhatian dan dukungan kepada Pemda Kabupaten Sula untuk menjadikan APBD tahun anggaran 2022 sebagai stimulus mendorong percepatan dan efektifitas pembangunan ekonomi di daerah,”sebutnya.

Anggota DPRD dapil 4 Pulau Mangoli itu mengingatkan, Bupati Fifian Adeningsi Mus, APBD tahun 2022 harus memperhatikan fungsi tata pengelolaannya, baik fungsi Otoritas anggaran, perencanaan, distribusi serta fungsi stabilisasi.

“Kami juga mengingatkan agar saudari Bupati untuk memperhatikan fungsi dari ABPD sebagimana yang diatur dalam Permendagri nomor 17 tahun 2015 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah,”tegasnya.

Melalui kewenangan legislatif Lajodi berharap APBD tahun 2022 dapat membantu pergerakan usaha masyarakat seperti masyarakat UMKM dan penanganan Covid-19, serta memberikan manfaat kepada Daerah.

“Sebagai pihak eksekutif dalam penetapan ABPD tahun anggaran 2022 sebagai dasar pijakan menjalankan keuangan daerah. Bisa memberikan manfaat untuk kita khususnya di daerah Dad Hia Ted Sua,”ujarnya.

APBD tahun anggaran 2022 direncanakan senilai 805,15 miliar rupiah, mengalami penurunan senilai 7,65 miliar rupiah atau turun 0,9 persen dari tahun seblumnya.  Belanja daerah meliputi: belanja operasi sebesar Rp 549,73 miliar rupiah, belanja modal sebesar Rp 139,69 miliar rupiah, belanja tidak terduga Rp 1,5 miliar rupiah , belanja transfer Rp 114,23 miliar rupiah.

Sedangkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya (Silpa). Dirancang sebesar senilai  29 miliar rupiah dan komponen pengeluaran sebesar Rp 2,5 miliar rupiah. (mit)

Bagikan

Komentar