oleh

Stok Wasit Minim, Forki Maluku Utara Datangkan Wasit Luar Daerah

TERNATE-Syarat wasit yang memiliki lisensi nasional dalam memimpin pertandingan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) IV Maluku Utara, menjadi kendala bagi Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Maluku Utara.

Oleh karena itu, wasit yang memimpin pertandingan pada Porprov IV Maluku Utara merupakan iven provinsi, sehingga harus dipimpin wasit berlisensi nasional. Dan Maluku Utara hanya memiliki 1 wasit nasional, sehingga Pengprov FORKI harus datangkan dewan wasit dari daerah lain untuk memimpin pertandingan.

“Mau tak mau, kami harus datangkan wasit berlisensi nasional dari Maluku, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, serta dari PB FORKI dengan jumlah wasit 12 orang, yang akan memimpin pertandingan karate dalam iven Porprov,” kata Ketua Forksi Malut, M.Said Hanafi kepada wartawan Selasa (30/8/2022).

Said mengatakan, Cabang olahraga (Cabor) Karate, Rabu (31/8/2022) besok mulai bertanding  pada iven Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IV di Kota Ternate. Kata dia dengan waktu terbatas hanya dua hari dapat berjalan dengan sukses penyelenggara dan sukses prestasi bagi karate Maluku Utara.

“Hasil technical meeting disepakti jadwal pertandingan selama dua hari, mulai besok hingga 1 September 2022, dengan lokasi pertandingan di Aula BLK, Kota Ternate,” katanya.

Menurutmya, cabang karate diikuti delapan kabaupaten/kota, yakni Kota Ternate, Kota Tidore, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Pulau Morotai. Sedangkan Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula absen dalam pertandingan karate di Porprov.

“Jumlah atlit sebanyak 80, dengan dua kategori, yakni kata dan komite dari 13 kelas yang dipertandingan,” katanya. (red) https://www.malutsatu.com/wp-content/uploads/2023/04/morotai-puasa.jpg

Bagikan

Komentar