oleh

KPU Tetapkan PSU Beberapa TPS di Halmahera Utara dan Halmahera Timur

MALUTSATU-Pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang akan digelar di TPS masing-masing pada tanggal 20 dan 21 Februari 2024.

Sebagaimana keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Timur telah menetapkan empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dua kecamatan harus melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Diantaranya, PSU di TPS 001 Desa Teluk Buli Kecamatan Maba, TPS 001 Desa Maba Sangaji, TPS 006 dan TPS 009 Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba. Hal itu tertuang dalam Keputusan KPU Haltim nomor 336 Tahun 2024 yang ditanda tangani Mudafir Hi. Taher Lambutu selaku ketua KPU Haltim.

Salah satu dasar pertimbangan bahwa berdasarkan Berita Acara Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Timur Nomor 80/PL.01.8-BA/8206/2024 Tanggal 16 Februari 2024, tentang Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 001 Desa Teluk Buli Kecamatan Maba, TPS 001 Desa Maba Sangaji, TPS 006 dan TPS 009 Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba Kabupaten Halmahera Timur pada Pemilihan Umum Tahun 2024.

Begitu juga keputusan KPU Kabupaten Halmahera Utara dimana terdapat Pemilihan Suara Ulang (PSU) dengan jenis Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 903 PT NHM Desa Tabobo, kecamatan Malifut.

Dalam surat keputusan KPU Halmahera Utara 77 Tahun 0224 tentang tahapan dan jadwal Pelaksanaan PSU yang ditanda tangani Muhammad Rizal selaku ketua KPU menyebutkan, pelaksanaan PSU pada tanggal 21 Februari 2024.

Sebelumnya, sejumlah pelanggaran ditemukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Halmahera Utara di Tempat Pemunguntan Suara berkode 903 (Khusus) yang terletak di dalam area perusahan tambang PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM).

Ketua Bawaslu Halut Ahmad Idris menjelaskan, dari monitoring serta pengawasan yang dilaksanakan secara intens terdapat pemilih yang melakukan pencoblosan menggunakan KTP dari luar Dapil, bahkan ada yang diluar dari Maluku Utara.

”Kurang lebih 40 orang ber KTP luar Maluku Utara ikut mencoblos surat suara, sehingga Bawaslu keluarkan rekomendasi untuk dilakukan PSU di TPS 903 NHM” tegas Ahmad.

Sedangkan di Halmahera Timur pelanggaran terjadi di Desa Teluk Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur. Ada salah satu oknum warga yang diduga mencoblos 4 surat suara sisa DPRD Provinsi. (red)

Bagikan

Komentar