oleh

Bawaslu Ingatkan Bupati Haltim Tak Mutasi Pejabat Jelang Pilkada

MALUTSATU,Maba-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara memberikan peringatan terhadap Bupati setempat agar tidak melakukan mutasi jabatan jelsng pelaksanaan Pemilukada.

Ketau Bawasllu Haltim, Suratman Kadir mengatakan, mengingat telah dikeluarkan PKPU nomor 2 tahun 2024, tentang tahapan dan jadwal Pilkada Tahun 2024, maka Bawaslu Haltim mengingatkan agar Pejabat daerah tidak melakukan mutas jabatan atau pergantian jabatan pada 6 bulan sebelum penetapan Paslon.

“Dalam ketentuan dijelaskan 6 bulan sebelum penetapan pasangan calon (Paslon), termasuk didalamnya tidak menggunakan kewenangn, program yang menguntukan atau merugikan salah satu Paslon,”ungkap Suratman pada Rabu malam, 27 Maret 2024 kepada malusatu.com.

Suratman mengatakan, larangan tersebut tertuang dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 ayat 2, dengan perubahan terakhir UU Nomor 6 Tahun 2020, pasal 71 ayat 2.

Dalam pasal 71 ayat 1 dan ayat dua kata Suratman, dijelaskan bahwa pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri, dan kepala desa atau sebutan lain lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

“Kemudian juga gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil wali kota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri,”jelasnya

Suratman menambahkan, jika Pejabat petahan dengan sengaja melanggar ketentuan yang dimaksud, maka akan dikenakan sangsi sebagai pembatalan Paslon oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota.

“Jika dihitung-hitung maka sudah berlaku dari tanggal 22 Maret lalu larangan itu berlaku,” ujar dia.

PKPU nomor 2 tahun 2024 tersebut mengatur tentang jadwal tahapan pelaksanaan Pilkada 2024. Di mana sesuai Undang-Undang, pelaksanaan Pilkada dilaksanakan pada 27 November 2024.

Sesuai PKPU tersebut, tahapan Pilkada serentak dimulai 26 Januari 2024 berupa perencanaan program dan anggaran.

Ada pun tahapan pengumuman pendaftaran pasangan calon perseorangan dibuka 24-26 Agustus. Sementara pendaftaran calon digelar 27-29 Agustus 2024.

Dilanjutkan penelitian persyaratan calon pada 27 Agustus-21 September, penetapan pasangan calon pada 22 September, pelaksanaan kampanye 25 September-23 November dan pemungutan suara pada 27 November 2024.

Sedangkan penghitungan suara dijadwalkan pada 27 November – 16 Desember 2024. (red)

Bagikan

Komentar