oleh

Arsjad Rasjid : Pemulihan Kondisi Ekonomi Butuh Kerjasama

TERNATE-Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Arsjad Rasjid mengatakan, situasi pelik yang dialami Indonesia saat ini ibarat perang. Pasalnya, roda ekonomi Indonesia benar-benar terhenti. Menurutnya, kondisi tersebut dapat terlewati apabila semua pihak bekerja sama.

“Penting sekali ada kemitraan antara Kadin dan pemerintah. Namun sebelumnya, kedua pihak harus saling percaya agar mampu bekerja dengan baik. Saya juga menginginkan Kadin Indonesia menjadi instansi yang inklusif dan kolaboratif,” ujar Arsjad kepada wartawan di Ternate saat buka puasa bersama dengan pengurus Kadin se-Provinsi Maluku Utara, Jumat (23/4/2021).

Tak hanya itu, Arsjad juga menyoroti keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dianggapnya memiliki peran vital dalam kebangkitan ekonomi nasional. Menurutnya, jumlah UMKM yang semakin banyak akan berpengaruh besar terhadap keadaan pasar dan kejayaan ekonomi nasional.

Arsjad menyebutkan, saat ini pihaknya telah menyiapkan strategi pendanaan yang nantinya akan menjadi fondasi untuk menghidupi UMKM. Pentingnya ekonomi daerah Selain UMKM, menurut calon ketua umum Kadin periode 2021-2026 tersebut, kebangkitan ekonomi nasional tak akan terwujud tanpa adanya pembenahan pada sektor ekonomi daerah. Oleh karena itu, ia menginginkan Kadin daerah turut aktif memacu pertumbuhan ekonomi di wilayahnya masing-masing.

“Kadin Indonesia itu jika diibaratkan perusahaan harus mampu memberikan value kepada pemegang sahamnya, yakni Kadin daerah. Agar berjalan, kami harus pastikan dulu antara Kadin pusat dan Kadin daerah memiliki satu visi. Jadi, harus sama-sama mengerti tantangannya apa,” ujar Arsjad.

Sebagai mitra pemerintah, Kadin siap mendukung semua program terkait pemulihan ekonomi, seperti program Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Program KEK akan diberlakukan di setiap provinsi di Indonesia agar dapat menjadi pusat pergerakan ekonomi suatu daerah.

“Untuk itu, dalam program KEK, investasi itu penting. Kami sangat memerlukan investor, baik itu dari dalam maupun luar negeri. Bagaimanapun juga, dalam roda ekonomi itu kan yang namanya modal sangat penting,” imbuhnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed