oleh

HIPMI Apresiasi Panpel STQ, Geliatnya Ekonomi Usaha Kecil dan UMKM

SOFIFI-Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam hal ini Panitia STQ Nasional ke-26, yang memberikan kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di semua veniu mata lomba STQ.

”HIPMI melihat semarak Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional ke-26 yang berlangsung di Sofifi, Maluku Utara (Malut) turut membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),”ungkap Ketua Bidang Koperasi, UMKM dan Ekonomi Kreatif HIPMI Malut, Mohdar Bailussy pada Selasa (19/10/2021).

Menurutnya, Panpel selain menyiapkan lapak bagi usaha rumah makan, juga membuat lokasi pamrean bagi pelaku UMKM. Data dari panitia kata Mohdar Bailussy terdapat 75 pelaku UMKM yang mengikuti pameran belum lagi sejumlah usaha kecil seperti rumah makan.

Untuk itu lanjut Mohdar, IPMI berharap ke depan Pemda Provinsi maupun kabupaten/kota lebih memberikan ruang bagi UMKM baik askes permodalan dan pelatihan, untuk pergerakan ekonomi kalangan masyarakat.

“Sejak Pendemic Covid-19 sejumlah usaha kecil menjadi salah satu sektor yang paling merasakan dampak wabah Virus Corona (Covid-19), lewat kesempatan ini dapat menjadikan sebagai promosi hasil UMKM ke berbagai daerah melalui utusan yang hadir dalam pelaksanaan STQ di Sofifi,”sebutnya.

Seperti usaha kecil rumah makan dan warung kopi, sebelum pelaksanaan STQ dalam satu hari hanya mendapat keuntungan 300 hingga 500 ribu sementara jelang STW Nasional di Sofifi pendapatannya naik drastis dari 1 juta hingga mendekati 2 juta rupiah.

“Kalau hari biasa kita jualan di warung, yang beli ya orang sekitar. Tapi ketika event ini masyarakat dari berbagai provinsi yang membeli kopi. Bahkan kopi bubuk juga banyak diminati,” kata Mahmud salah satu pedagang.

Belum lagi pendapatan bagi bendi motor (bentor) di Sofifi dan Ternate mengalamai kenaikan omzetnya hingga di atas 100 persen. Dimana saat pembukaan hingga pelaksanaan STQN di Sofifi, omzet yang diperoleh bentor hingga mencapai di atas Rp1 juta per hari. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed