oleh

Indeks Kemerdekaan Pers Maluku Utara 2021 Berada di Peringkat 34 Nasional

TERNATE-Provinsi Maluku Utara (Malut) menempati posisi ke-34 dari 34 provinsi dengan angka 68,32 yang termasuk kedalam kategori “agak bebas”. Peringkat ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, di mana Malut berada di posisi 31 dari 34 provinsi pada 2020. Adapun di urutan pertama yakni Kepulauan Riau dengan IKP 83,3 dan ketiga Kalimantan Timur 82,27.

Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun mengatakan, penyebab IKP Malut berada di urutan terakhir secara nasional kekerasan terhadap wartawan yang terjadi pada aksi demo UU Cipta Karya di Ternate beberapa waktu serta ditemukan kesejahteraan wartawan masih rendah.

“Faktor yang menyebabkan skor IKP di Maluku Utara paling rendah di antaranya kekerasan terhadap jurnalis dan rendahnya kesejahteraan jurnalis,”ungkap Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun, usai sosialisasi IKP Maluku Utara bertempat di Gamalama Ball Room Sahid Hotel Ternate, pada Rabu (3/11/2021).

Menurut mantan Sekjen PWI itu, kendati demikian skor tertinggi di Maluku Utara adalah pendidikan pers-nya relatif baik. “Didalam survey itu ditemukan banyak yang tidak memenuhi syarat, Cuma yang baik itu adalah pendidikan Pers yang relatif baik,”katanya.

Hendri juga mengungkapkan dalam pertemuan dengan Pemda Kota Ternate dan DPRD Provinsi serta Kota Ternate telah diungkapkan, untuk menaikan angka urutan di tahun depan tidaklah sulit.

Diantranya lanjut Hendri, memperbanyak pelatihan kewartawan serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Dan untuk Maluku Utara pada tahun depan Dewan Pers memberikan jatah UKW sekali, akan tetapi untuk Maluku Utara akan ditambah menjadi dua kali pelaksanaan UKW.

“Untuk Maluku Utara tahun depan Dewan Pers upayakan ada dua kali UKW yang dibiayai oleh negara. Jadi teman-teman wartawan yang nantinya akan mengikuti UKW secara gratis. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed