oleh

Kejati Malut Diingatkan Tidak Berpuas Diri, KNPI Menanti Komitmen Kapolda

TERNATE-DPD KNPI Provinsi Maluku Utara mengingatkan agar Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut) jangan dulu berpuas dan berbangga diri, pasca penetapan tersangka kasus Pengadaan Kapal Nautika di lingkungan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Malut.

KNPI apresiasi komitmen Kajati Malut yang mampu menemukan dua alat bukti yang cukup terkait dugaan korupsi anggaran pengadaan Kapal Nautika. Dan pihak Kejati juga telah mengumumkan secara terbuka penetapan empat orang tersangka.

“Meskipun begitu, pihak Kejati jangan dulu berpuas dan berbangga diri. Sebab dugaan korupsi anggaran pengadaan Kapal Nautika itu adalah satu bagian kecil dari kasus dugaan korupsi lainnya,”ungkap Ketua DPD KNPI Malut, Irman M Saleh.

Menurut Irman, pihak Kejati kemungkinan sudah mengantongi bukti-bukti atas dugaan korupsi lain, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk diusut dan butuh keberanian serta komitmen tinggi.

“Masih ada dugaan korupsi anggaran bibit jagung dan pajak Samsat yang mestinya diseriusi juga oleh kejaksaan. Ada pula dugaan korupsi anggaran pembangunan ruko yang anggarannya melekat di DKP Malut,”katanya.

Irman mengatakan, sekarang Kejaksaan Tinggi sudah berbuat, kini saatnya masyarakat menanti terobosan yang harus dilakukan Kapolda Malut dalam rangka pemberantasan korupsi. “Sejauh ini saya belum lihat Kapolda bicara terbuka dan bersikap dan berkomitmen memberantas korupsi,”tegas Irman Saleh.

Pernyataan komitmen saja kata Irman tidak cukup, tetapi harus dibuktikan. “KNPI akan mengapresiasi kinerja Kapolda jika berhasil mengusut satu kasus dugaan korupsi di Malut,”sebutnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed