oleh

KM Oknum Pejabat Pemda Kepsul Dilaporkan ke Ditreskrimum

TERNATE-KM salah satu pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), resmi dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara.

KM dilaporkan atas tudingan dugaan kasus tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur pasal 76D Jo pasal 81 ayat (1) dan (2) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Iya tadi secara resmi kami sudah masukan laporan ke Polda Malut atas persetubuhan anak dibawah umur yang dilakukan oleh salah satu oknum pejabat di Sula,”kata Roslan, Kuasa Hukum pelapor gadis ABG berinisial LB (16) kepada wartawan, Senin (5/7/2021).

Roslan menyebutkan, laporan tersebut dengan nomor : STPL/68/VII/2021/SPKT/Polda Malut setelah menerima kuasa dari korban sehingga dilaporkan ke Polda Malut.

Dari kejadianya terlapor KM diduga sudah melakukan kekerasan seksual terhadap anak yang tidak lain merupakan pelapor LB, sehingga pelapor merasa tertekan dan melaporkan secara resmi oknum ASN tersebut ke pihak yang berwenang untuk diproses secara hukum yang berlaku.

“Pelaku juga melakukan ancaman yang disampaikan oleh terlapor KM ke pelapor LB diantaranya ancaman mulai dari via telepon, WhatsApp dan juga ancaman penganiayaan hingga tingkat pembunuhan tentu ini sanggat bertantangan apalagi yang namanya anak itu tetap dilindungi oleh UU,”tuturnya

Roslan uga mengaku, terlapor KM ini merupakan seorang ASN tentu tidak boleh melakukan hal tersebut, harusnya menghargai dan melindungi terhadap anak jika terjadi kasus seperti ini maka bisa menggangu phisologis anak karena ada ancaman.

Meski begitu lanjut Roslan, dari beberapa bukti yang sudah dikantongi ini nanti tim hukum akan mengkaji lebih dalam unsur kasusnya jika memasuki unsur semuanya akan tetap diproses hukum secara bersama dengan laporan awal ini.

“Yang jelas tadi kita sudah secara resmi memasukkan laporan jadi kita berharap penyidik Polda Malut untuk segera bekerja secara baik atas kasus ini,” ucapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes (Pol) Adip Rojikan ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.”Iya memang betul tadi ada seorang pelapor melaporkan kasus terkait dengan dugaan adanya perkara persetubuhan dibawah umur,” kata Adip.

Adip menyebut, laporan tersebut sudah diterima oleh SPKT Polda Malut dan selanjutnya penyidik akan melakukan sesuai prosedur yang ada. “Nanti akan ditanggani oleh Ditreskrimum Polda Malut untuk mengkaji lebih dalam laporan tersebut,” pungkasnya. (NR)

Bagikan

Komentar

News Feed