oleh

Kuker Bupati Sula, Warga Gelar Spanduk Tolak Plt Camat Mangoli Barat

SANANA-Kunjungan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus di Desa Dofa disambut bentakan spanduk penolakan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Camat Mangoli Barat, Ernawati Sapsuha, pada Rabu (17/11/2021).

Aksi warga tersebit dikarenakan warga menilai Plt Camat Mangoli Barat telah memperhambat pembangunan di Desa dengan tidak mengeluarkan rekomendasi pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahap III tahun 2021.

Suaib Marasabesy salah satu warga yang melakukan aksi mejelaskan, aksi penolakan Plt. Camat Mangoli Barat adalah terkait dengan rekomendasi pencairan DD dan ADD tahap III yang tidak dikeluarkan oleh Plt. Camat.

Padahal kata Suaib seharusnya rekomendasi ADD dan DD Tahap III tahun 2021 tidak ditahan oleh Plt. Camat. Hal ini akan memperhambat pembangunan di Desa. Apa lagi saat ini sudah memasuki akhir tahun 2021.

“Penolakan itu terkait dengan Plt. Camat tidak mau memberikan rekomendasi pencairan Dana Desa. Karena warga takut tahun ini (2021) Dana Desa tersebut hangus. Kemudian di tahun depan 2022 akan dikenakan sanksi dari Kementerian,”kata Suaib

Suaib juga bilang terkait dengan sikap Plt. Camat Ernawati Sapsuha warga telah menyampaikan informasi ke Pemda Kabupaten Sula, namun pihak Pemda belum mengambil langka.

“Sebelumnya kita telah menginformasikan ke Wakil Bupati dan Sekda hanya mereka bilang kebijakannya ada di Bupati. Akhirnya kami mengambil inisiatif buat spanduk dan poster-poster penolakan Camat saat kunjungan Bupati di Dofa,”katanya

Terpisah Kepala Desa Dofa Jailan Sapsuha membenarkan bahwa rekomendasi pencairan ADD dan DD tahap III tahun 2021, Plt. Camat Ernawati Sapsuha belum mengeluarkan. Padahak pihkanya sudah berkoordinasi. “Ia benar Camat tidak mengeluarkan rekomendasi padahal kami sudah masukkan surat ke kantor Camat terkait dengan permintaan,”ujarnya.

Sementara Plt. Camat Mangoli Barat Ernawati Sapsuha saat dikonfirmasi terkait dengan aksi penolakan atas rekomendasi pencairan ADD dan DD tahap III tahun 2021. Ia mengatakan bahwa aksi penolakan itu dilakukan oleh kelompok sepihak.

“Oww, santai saja itu cuma sekelompok orang dan itu untuk kepentingan pribadi kok. Saya sich tidak tanggapi lucu ajah,” tulis Ernawati pada pesan Whatsapp. (mit)

Bagikan

Komentar

News Feed