oleh

Pamit Dari Ketum Persiter, Haji Bur Akui Potensi Pemain Tak Didukung Anggaran

TERNATE-Berakhirnya masa kepemimpinan sebagai walikota Ternate, DR H Burhan Abdurahman juga melepaskan jabatan sebagai ketua umum Persiter Ternate. Selama dua periode secara ex officio memegang jabatan sebagai ketua umum.

Pada acara pelepasan sebagai ketua umum, Burhan Abdurhaman dihadapan ketua KONI, Ketua Askot serta didampingi Sekretaris Umum Persiter Amin Subuh disaksikan sejumlah klub yang terdaftar di Persirter maupun Askot PSSI Ternate, menyampaikan ucapan terima kasih dan pamitan.

Selain itu Burhan Abdurahman mengaku, sejak pemerintah melarang penggunaan anggaran untuk pembiayaan sepak bola, maka Persiter mengalami penurunan prestasi di tingkat nasional terutama menuju ke kasta tertinggi Sepak bola Indonesia.

“Sejak pemerintah melarang penggunaan APBD, disitulah Persiter mulai mengalami kesulitan pendanaan,”ungkap Burhan Abdurahman pada acara pamitan sebagai ketua umum, bertempat di lantai III Kantor Walikota jalan Pahlawan Revolusi pada Selasa (16/2/2021).

Kendati begitu Persiter selama 10 tahun masih tampil dalam pentas nasional seperti Suratin Cup. Selain itu katanya, Persiter hanya mampu menyelenggarakan kompetisi yang bersifat local.

Jika dilihat dari potensi pemain lanjut Burhan Abdurahman Ternate memiliki sejumlah pemain bertalenta, bahkan dapat dikatakan Ternate menjadi gudang pemain sepak bola.

Hanya saja potensi tersebut tak didukung dengan pendanaan yang membuat kiprah Persiter terus meningkat. “Kalau pemain kita punya potensi sebagai gudang pemain, tetapi tidak serta merta didukung oleh ketersediaan anggaran,”sebutnya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed