oleh

Seluruh Pengawas TPS di Tidore Kepulauan Non Reaktif

TERNATE,MSC-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut) terus memastikan kesiapan pengawasan pelaksanaan Pilkada serentak 2020, termasuk dalam menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan memastikan seluruh jajarannya, utamanya pengawas TPS (PTPS) dalam kondisi non reaktif berdasarkan hasil rapid test yang telah dilaksanakan.

“Alhamdulillah, kabar gembira datang dari Kota Tikep (Tidore Kepulauan). seluruh PTPS-nya dinyatakan non reaktif berdasarkan hasil rapid test tahap pertama maupun kedua,” tutur Kepala Sekretariat Bawaslu Malut, Drs Irwan M Saleh ME di ruang kerjanya.

Hasil itu kata Irwan dipastikan setelah dilakukan rapid test bagi pengawas TPS yang dinyatakan reaktif pada rapid test tahap pertama pada 26-28 November 2020. Seluruhnya berjumlah tujuh orang yang sebelumnya dinyatakan reaktif, sudah non rekatif pada tahap dua.

“Ada sekitar 40 PTPS yang menjalaninya (rapid test tahap dua) setelah dinyatakan reaktif. Yang hasilnya baru disampaikan itu Kota Tikep dan seluruhnya non reaktif sehingga mereka dipastikan bisa bertugas pada hari pemungutan dan penghitungan suara nanti,” tutur Irwan.

Selain Kota Tikep, PTPS yang menjalani rapid test tahap dua diantaranya 19 di Kota Ternate, Kabupaten Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan Halmahera Timur.

“Saat ini kita juga masih menunggu hasil rapid test 26 PTPS dari satu kecamatan di Halbar yang baru melaksanakannnya. Lalu ada 377 PTPS di 26 kecamatan di Halsel yang hasilnya belum diserahkan. Kita berharap pada waktunya mereka bisa ditugaskan,”pungkasnya

Namun kata Irwan, jika masih dinyatakan reaktif, maka secepatnya akan dilakukan penggantian atau penunjukan tugas pada PKD atau Panwascam setempat utnuk mengisinya. (red)

Bagikan

Komentar

News Feed