oleh

Dewa United vs Malut United, Big Match Reunian

MALUTSATU-Dewa United FC akan menjamu Malut United FC pada pekan pertama BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Sabtu, 9 Agustus 2025 pukul 19.00 WIB.

Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik karena kedua tim menempati posisi atas pada klasemen musim lalu. Dewa United finis sebagai runner-up dengan 61 poin, sementara Malut United yang merupakan tim promosi mengejutkan dengan menempati posisi ketiga dengan 57 poin.

Selain itu Big Match ini sekaligus menjadi ajang Reunian bagi dua mantan palang pintu pertahanan Malut United, Cássio Scheid dan Wahyu “Hulk” Prasetyo. Duel ini juga reunian bekas pemain Persib. Di Dewa United misalnya, ada Edo Febriansah dan Nick Kuipers, sedangkan di kubu Malut United ada Gustavo Franca, Tyronne Del Pino, Ciro Alves, David da Silva.

“Semua pemain sehat setelah menjalani persiapan pramusim dan siap untuk melawan Dewa United,” kata coach Hendri Susilo dalam sesi jumpa pers menjelang laga, Jumat (8/8/2025).

Pertandingan tandang melawan Dewa United merupakan penanda awal perjuangan skuad Laskar Kie Raha di BRI Super League 2025-2026. Tantangan pertama bagi Malut United hadir dari tim yang pada musim lalu finis di peringkat kedua klasemen.

Malut United yang pada musim 2024-2025 berhasil finis di posisi ketiga menghadapi Dewa United dengan persiapan matang. Safrudin Tahar dkk. memaksimalkan setiap sesi latihan yang terlaksana selama pemusatan latihan di Yogyakarta.

Periode pramusim juga dimanfaatkan untuk memperkuat chemistry antarpemain dan pelatih, mengingat terdapat beberapa sosok baru di dalam tim.

“Tidak ada kendala dalam proses adaptasi. Semua pemain menerima materi latihan dengan baik dan siap menjalankan strategi yang diberikan staf pelatih,” ujar Safrudin Tahar selaku perwakilan pemain dalam sesi konferensi pers.

Duel Dewa United vs Malut United pada pekan pertama BRI Super League 2025/26 menjanjikan tontonan menarik dan kompetitif. Kedua tim berpeluang meraih tiga poin pertama yang sangat penting untuk mengawali perjalanan musim dengan momentum positif, sekaligus mempertahankan posisi di papan atas klasemen sejak awal kompetisi.

Selain menjadi penghuni tiga besar musim lalu, ada kesamaan lain dari Malut United dan Dewa United yang patut jadi perhatian, yakni dari sisi pertahanan.

Kedua kesebelasan merupakan tim berstatus paling sedikit kebobolan (33 kali) dari 34 pertandingan. Persib Bandung juga mencatatkan rekor serupa.

Meskipu begitu, Malut United memiliki riwayat tak terkalahkan dalam dua pertandingan terakhir melawan Dewa United dengan rincian satu hasil imbang (1-1) saat Egy Maulana cs bertandang ke Gelora Kie Raha, dan satu kemenangan (2-1) kala Malut United bertandang ke Banten International Stadium.

Meski unggul rekor pertemuan, staf pelatih Malut United tetap melihat Dewa United sebagai tim yang tangguh dan solid. Analisa kekuatan pun sudah dilakukan untuk mengantisipasi permainan Dewa United asuhan Jan Olde Riekerink.

“Kami sudah menganalisis kekuatan lawan. Dewa United adalah tim yang solid dan kuat. Malut United tidak akan datang dengan tangan kosong,” ucap Hendri soal kekuatan yang sudah disiapkan untuk melawan Dewa United.

Laga Dewa United vs Malut United di Banten International Stadium terbuka untuk suporter tim tuan rumah. Suporter tim tamu belum diizinkan hadir secara langsung ke venue pertandingan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan PSSI dan I-League selaku operator kompetisi.

“Pemain dan staf pelatih berharap bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat Maluku Utara dan Maluku. Doakan kami, semoga Malut United bisa membawa pulang poin di pertandingan pertama,” tutur Hendri.

Suporter Malut United tetap bisa menyaksikan perjuangan skuad Laskar Kie Raha melalui siaran langsung di stasiun televisi Indosiar dan layanan streaming Vidio pada Sabtu (9/8/2025) pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT. (red)

Bagikan

Komentar