MALUTSATU,SANANA-Dalam rangka percepatan inventarisasi lahan di desa untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pemda Kabupaten Kepulauan Sula, gelara rapat para ke Kepala Desa, Project Management Officer (PMO) dan Bussiness Assistant (BA).
Rapat yang berlangsung di Istana Daerah (ISDA) Rabu, 5 November 2025, itu dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Muhlis Soalmole, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Rahmat Sillia dan Kepala Dinas Koperindag Djena Tidore.
Kadis Koperindag Djena menyampaikan, berdasarkan paloran PMO dan BA, dari 78 desa di Kabupaten Kepualauan Sula, baru 26 desa yang dinyatakan ketersediaan lahan atau bangunan untuk dihibahkan ke KDMP.
Ke 26 desa untuk desa di Pulau Sulabesi yakni Fagudu, Fatce, Fogi, Waihama, Umaloya, Wailau, Bajo, Fukweu, Malbufa, Fokalik, Fatkauyon, Wailia dan Fuata Kabau Laut dan Nahi.
Sedangkan di desa di pulau Mangoli yakni Desa Mangoli, Wai’U, Urifola, Capalulu, Kaporo, Wailab, Pas Ipa, Dofa, Lafabisahaya, Sanihaya dan Modapuhi Trans.
“Dari 24 Desa itu, ada yang berupa lahan kosong milik desa, bangun milik Pemda Kabupaten. Rata-rata dokumen legalitas kelengkapan administrasinya belum lengkap. Misalnya surat hibah dan sertifikat lahan atau bangunan,”katanya.
Untuk itu, Djena berharap konsolidasi dan komunikasi semua pihak terkait agar mampu siapkan lahan atau bangunan demi kelancaran pembangunan gerai KDMP.
Amatan media ini, yang atensi para Kepala Desa yakni Desa tidak memiliki aset Desa berupa lahan atau bangunan. Selain itu, soal penganggaran belanja aset berupa lahan kosong milik warga.
Untuk itu Sekretaris Daerah, Muhlis Soalmole menegaskan agar para Kades intensif komunikasi dengan pemilik lahan.
“Mau terima atau tidak, tapi ini sudah menjadi tanggungjawab kita bersama. Untuk harus ada lahan kosong untuk dihibahkan ke KDMP. Ini juga untuk kemajuan desa kita di Sula,” tegasnya.
Di akhir rapat, Muhlis menyatakan, para Kades diberi waktu watu minggu untuk dievaluasi terkait progres kesediaan lahan di desa. “Satu minggu lagi kita dievaluasi progresnya,”pungkasnya. (gun).









Komentar