MALUTSATU,TERNATE-Yayasan NHM Peduli melalui program kesehatan kembali memberikan bantuan transportasi medis bagi pasien yang membutuhkan rujukan rumah sakit di luar wilayah Maluku Utara.
Tim Yayasan NHM Peduli membantu proses evakuasi seorang pasien rujukan dari RSUD Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara menuju Manado, Sulawesi Utara. Pasien perempuan atas nama Aulia (61), warga Desa Luari, Tobelo, diterbangkan menggunakan helikopter untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit dengan fasilitas yang lebih memadai.
Kondisi geografis Pulau Halmahera yang luas dengan akses transportasi antar wilayah yang terbatas sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, khususnya pasien seperti ibu Auli yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit dengan fasilitas medis yang lebih lengkap.
Untuk membantu menjawab kebutuhan tersebut, program kesehatan Yayasan NHM Peduli menyediakan berbagai dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Layanan tersebut meliputi ambulans yang siaga bagi warga di wilayah lingkar tambang, hingga bantuan transportasi rujukan menggunakan jalur darat, laut, maupun udara. Seluruh bantuan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
Jufri anak pasien yang dirujuk ke Manado menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh NHM Peduli terhadap ibunya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada NHM Peduli yang telah membantu evakuasi orang tua kami menggunakan helikopter sehingga dapat segera dirujuk ke Manado untuk mendapatkan perawatan medis. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak Haji Robert dan seluruh tim NHM Peduli atas kepeduliannya kepada masyarakat Maluku Utara,” ujarnya.
Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan menjelaskan, NHM Peduli terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya bagi warga di wilayah lingkar tambang tetapi juga masyarakat luas, khususnya dalam bidang layanan kesehatan.
Menurut Irwan, proses rujukan pasien ke luar daerah umumnya terbagi dalam dua kategori, diaman kategori pertama adalah pasien dalam kondisi darurat (emergency), terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi yang membutuhkan penanganan segera.
Sementara kategori kedua, adalah pasien non-emergency yang biasanya dirujuk melalui transportasi laut atau moda transportasi lain yang tersedia.
“Harapan kami, pasien dapat memperoleh penanganan medis terbaik di rumah sakit tujuan sehingga dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar Irwan.
Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial NHM Peduli dalam mendukung peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Maluku Utara, khususnya di wilayah yang masih menghadapi tantangan jarak serta keterbatasan infrastruktur transportasi. (red)









Komentar